Dua Kali Mangkir Kasus HGB, KPK Ungkap Alasan Belum Cegah Menteri Nusron Wahid ke Luar Negeri
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengajukan pencegahan ke luar negeri terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Bad
NASIONAL
BINJAI – Ajang Kreativitas dan Silaturahmi Paskibra (Aksadaya) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Kampus STKIP Budidaya Binjai dan ditutup pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Penutupan Aksadaya 2026 dilakukan Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Wali Kota Binjai.Baca Juga:
Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Gusuartini Br. Surbakti, turut hadir dan menyampaikan sambutan dalam acara penutupan tersebut.
Aksadaya 2026 menjadi ajang perlombaan pengibaran bendera dan variasi formasi bagi peserta tingkat SMP/MTs serta SMA/SMK/MA sederajat.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyiapkan ratusan penghargaan yang terdiri atas 192 piala mata lomba, 18 piala juara umum tetap, 12 piala juara umum divisi, serta empat piala juara umum tingkat.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Binjai mengapresiasi antusiasme dan kedisiplinan para peserta selama mengikuti perlombaan.
"Selaku Ketua DPRD Kota Binjai, saya merasa sangat bangga, terharu, sekaligus menaruh hormat yang setinggi-tingginya melihat antusiasme, kedisiplinan, dan ketangkasan yang kalian tunjukkan di lapangan ini.
Di tengah tantangan Zaman dan derasnya arus digitalisasi, kalian adalah anak-anak muda pilihan yang justru memilih untuk menjemur diri di bawah terik Matahari, menempa fisik, memperkuat mental, dan memupuk rasa cinta Tanah Air.
Ini adalah bukti nyata bahwa pemuda Kota Binjai dan sekitarnya memiliki karakter yang tangguh.
Karena Paskibra bukan sekadar tentang baris-berbaris atau mengibarkan Bendera.
Di dalam setiap derap langkah tegap kalian, ada nilai kebersamaan, kepatuhan pada aturan, Tanggung Jawab, dan Penghormatan terhadap simbol Negara.
Nilai-nilai inilah yang menjadi modal utama kalian untuk menjadi Pemimpin-pemimpin hebat di masa depan, baik di jajaran Pemerintahan, TNI, POLRI, swasta, atau bahkan mungkin menggantikan kami yang saat ini duduk di kursi DPRD Kota Binjai nanti."
Ketua DPRD juga menyampaikan pesan kepada peserta yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh piala dalam Aksadaya 2026.
"Dalam sebuah kompetisi, predikat juara adalah hal yang wajar diperebutkan. Bagi satuan yang hari ini berhasil meraih Prestasi dan membawa pulang Piala, saya ucapkan selamat atas kerja kerasnya. Pertahankan, tingkatkan, dan tetaplah rendah hati.
Namun, bagi satuan yang belum berhasil membawa pulang piala pada ajang AKSADAYA kali ini, jangan pernah merasa kalah.
Pengalaman berharga, mental yang tangguh, serta ikatan persaudaraan baru yang kalian jalin di lapangan ini jauh lebih mahal harganya dari pada sebuah Piala.
Kalian semua yang berdiri tegak di sini adalah pemenang di mata masyarakat Kota Binjai.
Kami di lembaga DPRD Kota Binjai akan selalu mendukung dan mengapresiasi penuh kegiatan positif kepemudaan seperti AKSADAYA ini.
Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas yang bebas dari narkoba, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya."
Penutupan Aksadaya 2026 dihadiri Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Gloria Sinulingga, Ketua DPRD Kota Binjai Hj. Gusuartini Br. Surbakti, serta Wakapolres Binjai Kompol Sofyan Helmi Nst., S.H., M.H.
Hadir pula Ketua Pembina Pengurus Perguruan Tinggi Budidaya Dr. H. Syafi'i Siregar, Lc., M.A., Ketua Pengurus Perguruan Tinggi Budidaya H. Ahmad Azrai Aziz, S.Pd., M.M., Pengawas Perguruan Tinggi Budidaya H. Haizatol Islam Siregar, S.H., serta Ketua Sekolah Tinggi Keguruan Budidaya Prof. Dr. Ismail, M.Ag.
Acara tersebut juga dihadiri para dosen Perguruan Tinggi Budidaya, juri perlombaan pengibaran bendera dan variasi formasi, pelatih Paskibraka, peserta, orang tua Paskibraka, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Aksadaya 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk membangun kedisiplinan, memperkuat mental, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, dan mempererat persaudaraan antarpeserta.* (ad)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengajukan pencegahan ke luar negeri terhadap Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Bad
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai polemik mengenai persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibra
POLITIK
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra men
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut dua prajurit TNI aktif diduga masuk dalam konstruksi perkara korupsi dana siap pakai
NASIONAL
BINJAI Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai membersihkan area blok hunian A dan B untuk menjaga kebersihan, kesehatan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan revitalisasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerj
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara (Sumut) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut menggelar Operasi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 21.119 pekerja re
PEMERINTAHAN
MEDAN Jadwal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara (Sumut) 2026 berpotensi mundur satu hingga dua pekan dari rencana awal pad
OLAHRAGA
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan penolakan terhadap wacana penghapusan unsur kerugian negara dalam tindak
POLITIK