BREAKING NEWS
Kamis, 03 September 2026

Di Hadapan Putin, Prabowo Tegaskan Indonesia Non-Blok: Kami Ingin Bekerja Sama dengan Semua Negara

Abyadi Siregar - Kamis, 03 September 2026 16:49 WIB
Di Hadapan Putin, Prabowo Tegaskan Indonesia Non-Blok: Kami Ingin Bekerja Sama dengan Semua Negara
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026. (foot: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

VLADIVOSTOK – Presiden Prabowo Subianto menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada sikap non-blok.

Indonesia, kata Prabowo, ingin menjaga hubungan baik dengan seluruh negara dan berbagai kekuatan besar dunia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.

Baca Juga:

Forum tersebut dibuka oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam sesi tanya jawab bersama moderator, Prabowo mengatakan Indonesia selama puluhan tahun telah terbuka mengenai kebijakan luar negerinya.

"Indonesia telah sangat terbuka selama berpuluh-puluh tahun. Kami terbuka mengenai kebijakan kami. Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memiliki hubungan terbaik dengan semua negara, dengan semua kekuatan besar," kata Prabowo dalam sesi tanya-jawab bersama moderator.

Prabowo mengatakan Indonesia tidak tergabung dalam aliansi militer maupun pakta pertahanan dengan negara atau kelompok tertentu.

Menurut dia, Indonesia tetap menjalankan kebijakan luar negeri secara independen.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga menegaskan Indonesia memiliki sikap terbuka dalam hubungan ekonomi dan ingin memperluas kerja sama dengan berbagai negara.

"Secara tradisi, kami adalah negara non-blok. Seperti yang saya katakan, kami tidak tergabung dalam aliansi militer apa pun. Kami menghormati semua kekuatan besar. Secara ekonomi, kami juga mandiri dan kami ingin bekerja sama dengan semua sahabat kami, kami ingin bekerja sama dengan semua negara," ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia terbuka terhadap berbagai bentuk negosiasi dengan negara lain.

Namun, kerja sama tersebut harus dilakukan secara adil dan tidak diarahkan untuk menghadapi atau merugikan pihak tertentu.

"Hal ini sudah sangat terbuka sejak hari pertama dalam semua negosiasi kami dengan semua mitra kami, mereka mengetahui hal ini. Dan kami menawarkan perdagangan yang adil. Jadi, kami tidak melihat adanya masalah nyata bagi kami," kata Prabowo.

Ia kembali menegaskan Indonesia tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk menghadapi kelompok lainnya.

Indonesia, kata dia, akan memperlakukan semua pihak secara adil.

"Namun seperti yang saya katakan, karena kami sangat terbuka, semua orang tahu, semua pihak tahu bahwa kami tidak akan bekerja sama dengan satu kelompok untuk melawan kepentingan kelompok lain. Kami akan memperlakukan, dan kami akan memperlakukan semua orang yang ingin datang ke Indonesia secara adil," kata dia.* (d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Undang Putin ke Indonesia di EEF Vladivostok: Ingin Balas Keramahan Presiden Rusia
Prabowo Berpidato di EEF Vladivostok: Samudra Pasifik Bukan Pemisah, tapi Jembatan Ekonomi RI-Rusia
Bayar Utang Absen KTT ASEAN-Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin dan Puji Kemitraan Strategis RI-Rusia
Sebut Indonesia Mitra Kunci Asia-Pasifik, Putin Jamu Makan Siang Presiden Prabowo di Vladivostok
Sebut Indonesia Mitra Kunci, Putin Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo Saat Jadi Tamu Kehormatan di Rusia
Zulhas Tegaskan Ketahanan Pangan Bukan Cuma Soal Beras: Negara Harus Hadir!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru