BREAKING NEWS
Sabtu, 03 Oktober 2026

Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah 7 Kali, Pengamat: Kapasitas Presiden Mencari Orang yang Tepat Gagal

Nurul - Sabtu, 03 Oktober 2026 20:58 WIB
Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah 7 Kali, Pengamat: Kapasitas Presiden Mencari Orang yang Tepat Gagal
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Padahal itu penting untuk dijelaskan, termasuk juga menteri-menteri baru yang mendapat posisi baru," katanya.

Ubedilah kemudian mengaitkan reshuffle dengan persoalan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menurut dia, pergantian pejabat tidak dengan sendirinya menyelesaikan persoalan apabila tidak disertai perubahan dalam cara pemerintah menjalankan agenda dan menyelesaikan masalah masyarakat.

"Kan persoalan paling mendasar di antara persoalan mendasar yang ada di Indonesia hari ini adalah publik enggak percaya sama rezim ini. Ada public distrust yang luas," ujar Ubedilah.

Ia mengatakan pemerintah perlu melakukan langkah konkret untuk menjawab persoalan tersebut.

"Misalnya, salah satu kenapa publik enggak percaya sama pemerintahan ini adalah karena korupsi merajalela. Itu kan enggak serius menurut saya. Cuma bunga-bunga aja. Jargon, dan bahkan jargonnya sangat provokatif, kan gitu tapi itu enggak dijalankan secara serius," ujar dia.

Pernyataan tersebut merupakan penilaian Ubedilah dalam diskusi tersebut dan bukan kesimpulan independen mengenai tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Presiden Prabowo melakukan sejumlah pergantian pejabat pada 1 Oktober 2026.

Dalam perubahan tersebut, Sugiono dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menggantikan Pratikno.

Posisi Menteri Luar Negeri kemudian ditempati Arrmanatha Christiawan Nasir.

Di bidang politik dan keamanan, Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menko Polkam.

Sementara itu, Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), sedangkan Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bantaran Sungai Toba-Asahan di Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif
26 Tokoh Jadi Wantimpres Prabowo, Ketua DPD RI: Akan Menambah Bobot Pemerintahan
Rp8,79 Triliun Digelontorkan untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumut
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution: Biarlah Saya di Partai Gerindra
APBN 2027 Tembus Rp4.000 Triliun, Ekonom Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Belanja
Rico Waas Sapa Warga Beringin, Bahas Solusi Banjir hingga Rencana 10.000 CCTV di Medan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru