BREAKING NEWS
Selasa, 20 Oktober 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran, PKS Soroti Keracunan MBG hingga Polemik Ijazah

Raman Krisna - Selasa, 20 Oktober 2026 13:39 WIB
Dua Tahun Prabowo-Gibran, PKS Soroti Keracunan MBG hingga Polemik Ijazah
Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersiap melantik wakil menteri serta kepala dan wakil kepala badan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). (Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Mulai dari keselamatan penerima Makan Bergizi Gratis, pengawasan anggaran, perlindungan lingkungan, hingga keadilan dalam sistem pemilu.

PKS berharap pemerintah menjadikan evaluasi tersebut sebagai bahan perbaikan kebijakan pada tahun-tahun berikutnya.

Bagi masyarakat, keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari besarnya anggaran maupun banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

Manfaat nyata, keamanan pelaksanaan, keterbukaan pengelolaan, dan kepastian hukum juga menjadi bagian penting dalam menilai keberhasilan suatu kebijakan.

Peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2026 menjadi momentum untuk menilai capaian sekaligus persoalan yang belum terselesaikan.

Meski tetap berada dalam koalisi pendukung pemerintah, PKS mendorong agar berbagai pekerjaan rumah tersebut ditangani secara serius demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.* (cn/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hercules Geruduk Kementerian ATR/BPN, Tagih Nusron Wahid soal Sengketa Lahan 65 Hektare
Ustaz Khalid Basalamah Bersaksi di Sidang Yaqut, Akui Kembalikan USD 554.500 ke KPK
Kabut Asap Mulai Membaik, Sekolah di Sumut Kembali Belajar Tatap Muka Rabu 21 Oktober 2026
Kepala Unit dan Mantri BRI Sei Kepayang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi KUR, Kerugian Negara Capai Rp15,65 Miliar
195 KTP Warga Jadi Alat Pengajuan KUR, Dua Eks Pegawai BRI Sei Kepayang Terseret Kasus Korupsi
Genap 2 Tahun Jadi Presiden: Harta Prabowo Tercatat Naik Rp4,5 Miliar, Kini Capai Rp2,06 Triliun, Tanpa Utang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru