Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wabup Labusel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
KOTAPINANG Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ber
PEMERINTAHAN
Jabar -Polemik tajam mengemuka dalam kasus tragis pembunuhan Vina Arsita Dewi dan Muhammad Rizky alias Eki pada tahun 2016 kembali memanas. Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Toni RM, dengan tegas membantah klaim Polri yang menyebut bahwa kliennya disembunyikan oleh ayahnya setelah dituduh sebagai pelaku dalam kasus tersebut.
“Dalam hal ini, yang paling mendasar adalah bahwa tidak bisa dikatakan seseorang menyembunyikan jika kami meyakini bahwa Pegi Setiawan bukanlah DPO (Daftar Pencarian Orang)-nya. Pegi Setiawan ini adalah orang yang berbeda dari Pegi alias Perong,” tegas Toni RM dalam konferensi pers di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan.
Penyidikan dan Tuduhan Terhadap Ayah Pegi SetiawanSebelumnya, Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadiv Humas Polri, mengungkapkan bahwa ayah Pegi, A. Saprudi, diduga terlibat dalam menyembunyikan dan mengganti identitas sang anak. “Pertanyaannya adalah sejauh mana keterlibatan ayah Pegi dalam kasus ini. Kemungkinan besar akan ada langkah penegakan hukum lebih lanjut jika kasus ini terus berlanjut,” ujar Sandi.
Toni RM menambahkan bahwa tudingan terhadap ayah Pegi tidak dapat dikategorikan sebagai upaya untuk menyembunyikan tersangka. “Sebelum menuduh seseorang, mari buktikan terlebih dahulu apakah Pegi Setiawan benar-benar pelakunya atau tidak. Jangan sampai mengambil langkah tanpa pertimbangan yang matang,” tandasnya.
Respon Publik dan Langkah Hukum BerikutnyaKasus ini tidak hanya mencuatkan perdebatan tentang keberadaan Pegi Setiawan, tetapi juga memancing perhatian publik terhadap transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum. Dengan adanya pernyataan resmi dari kedua belah pihak, termasuk bantahan keras dari pihak kuasa hukum, diharapkan proses penyidikan dapat dilakukan secara objektif dan adil.
KesimpulanPolemik antara kuasa hukum dan aparat penegak hukum ini menjadi cerminan kompleksitas dalam kasus kriminal yang melibatkan berbagai pihak terkait. Sementara itu, masyarakat menantikan kelanjutan dari kasus ini serta harapan akan tercapainya keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.
(n/014)
KOTAPINANG Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang ber
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri resepsi Milad &039Aisyiyah ke109 dan kegi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan donor darah dal
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di La
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa nilainilai Pancasila tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan gl
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan nilainilai Pancasila dalam pelayanan pu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi aktivitas Presiden ke7 RI, Joko Widodo, yang belakanga
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai kondisi perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tantangan seri
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa nilainilai Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam setiap pelayan
PEMERINTAHAN