Prabowo Ingatkan Aparat Penegak Hukum: Jangan Mau Jadi “Backing” Judi dan Narkoba
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan internal di seluruh aparat penegak hukum sebagai langkah memperkuat kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — FIFA kembali menghadirkan inovasi besar dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026, kali ini dengan menggandeng YouTube sebagai platform utama untuk mendistribusikan berbagai konten turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Kerja sama ini diumumkan langsung melalui laman resmi Inside FIFA dan membawa pengalaman menonton yang lebih menarik serta interaktif bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Sebagai bagian dari kemitraan ini, YouTube akan menjadi "preferred platform" atau platform pilihan untuk menayangkan beragam konten terkait FIFA World Cup 2026.Baca Juga:
Ini berarti, penggemar tak hanya bisa menikmati pertandingan melalui siaran televisi, namun juga bisa menikmati berbagai konten tambahan yang tersedia eksklusif di YouTube, mulai dari highlight pertandingan, video di balik layar, hingga konten spesial yang sebelumnya jarang disajikan secara terbuka.
Yang paling menarik, untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, mitra media diberi izin untuk menayangkan 10 menit pertama setiap pertandingan secara live di YouTube.
Hal ini akan memungkinkan para penggemar untuk menyaksikan momen penting pertandingan secara langsung, bahkan jika mereka melewatkan siaran penuh.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di 16 kota di tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, dimulai pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Turnamen yang akan menampilkan 48 tim ini akan menghadirkan total 104 pertandingan, dan YouTube akan memainkan peran kunci dalam menyebarluaskan pertandingan-pertandingan penting melalui siaran langsung maupun konten eksklusif lainnya.
Selain menampilkan konten baru, FIFA juga akan membuka arsip pertandingan lama di kanal resmi mereka di YouTube, memberikan kesempatan bagi penggemar untuk menonton ulang pertandingan-pertandingan klasik dan momen ikonik dari Piala Dunia sebelumnya.
Mattias Grafström, Sekretaris Jenderal FIFA, menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk memperluas cara penggemar menikmati turnamen sepak bola terbesar dunia ini, sekaligus menjangkau audiens global dengan cara yang lebih inovatif.
Selain itu, YouTube juga akan melibatkan para kreator dalam ekosistem Piala Dunia 2026. Kreator konten dari seluruh dunia akan diberikan akses khusus untuk membuat video mengenai berbagai aspek turnamen, mulai dari cerita di balik layar hingga analisis taktik, bahkan kisah personal para pemain.
Ini memberikan dimensi baru dalam cara penggemar mengonsumsi konten sepak bola, yang semakin berfokus pada pengalaman interaktif dan personal.
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan perlunya pembenahan internal di seluruh aparat penegak hukum sebagai langkah memperkuat kep
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Eks Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 20142019, Budianto Tarigan, melontarkan kritik keras terhadap Preside
POLITIK
JAKARTA Kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, memprotes beredarnya informasi yang menyebut berkas perkara dugaan tudingan ijazah p
HUKUM DAN KRIMINAL
TUBAN Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menyampaikan aspirasi para petani kepada Presiden Prabowo Subianto terka
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun ke84 Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto mengaku sedih dan prihatin atas masih ditemukannya dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh sejumlah p
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan men
EKONOMI
JAKARTA Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa Presiden perta
POLITIK
BANDA ACEH Sejumlah jurnalis dilaporkan mengalami dugaan intimidasi hingga kekerasan oleh aparat kepolisian saat meliput aksi demonstras
PERISTIWA
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menyoroti adanya elite yang kerap meneriakkan slogan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), namun
NASIONAL