Kapolri Terima Gelar Kehormatan Tapak Suci di Semarang, Diminta Jadi Cooling System Masyarakat
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
KALLANG - Timnas Indonesia harus tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Jalan Besar Stadium, Kallang, Singapura, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Hasil ini terasa pahit karena Skuad Garuda sejatinya membutuhkan kemenangan penuh untuk menjaga peluang melaju ke semifinal.
Timnas Indonesia tampil cukup dominan sejak awal laga. Tekanan yang dibangun Skuad Garuda membuahkan hasil di awal babak kedua lewat gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Singapura menyamakan kedudukan melalui gol Ilhan Fandi pada menit ke-66, memanfaatkan dukungan penuh suporter tuan rumah.
Gol penyeimbang tersebut menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Skuad Garuda terus berupaya mencari gol kemenangan hingga peluit panjang berbunyi, namun pertahanan Singapura tampil solid dan sulit ditembus.Baca Juga:
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai timnya sudah tampil sesuai rencana dan mampu mendominasi jalannya pertandingan. "Saya pikir kami mendominasi pertandingan, saya pikir kami unggul," tutur Herdman, Jumat (7/8/2026).
Herdman turut memberikan apresiasi kepada Singapura yang dinilai tampil dengan pertahanan solid sepanjang laga. "Salut untuk Singapura, mereka memiliki ketahanan yang hebat, mereka terorganisir dengan baik, tetapi kami memiliki cukup peluang untuk memenangkan pertandingan itu," tambahnya.
Hasil imbang ini membuka jalan bagi Singapura untuk melaju ke semifinal Piala AFF 2026 usai mengakhiri fase Grup A di posisi kedua dengan delapan poin dari empat pertandingan. Singapura mendampingi Vietnam yang keluar sebagai juara grup dengan koleksi 10 poin. Sementara itu, Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di turnamen ini setelah hanya mengumpulkan tujuh poin dan finis di peringkat ketiga.
Herdman menegaskan hasil tersebut tidak menggambarkan perjuangan timnya sepanjang pertandingan. "Kami cukup menguasai bola, cukup mengontrol permainan, dan terkadang dewa sepak bola tidak akan memberikan apa yang kita inginkan," tutup Herdman.
Kegagalan di Piala AFF 2026 membuat Timnas Indonesia harus segera mengalihkan fokus ke agenda berikutnya, yakni FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar sebagai tuan rumah pada 21 September hingga 6 Oktober 2026, dengan lawan-lawan seperti Malaysia dan Singapura.* (in/dh)
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai manfaat hilirisasi perlu dirasakan lebih adil oleh daerah pengh
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dari 996 senjata yang ditemukan di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah
EKONOMI
PANGKALPINANG Persoalan pemberitaan mengenai tin slag yang melibatkan PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (PT BBBS) memasuki babak baru. D
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti kasus kematian W (30), mantan istri anggota Polri di Medan, yang disebut meninggal ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti maraknya konten hoaks aksi demonstrasi di media sosial yang dis
POLITIK
JAKARTA Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebutkan korban yang berhasil diselamatkan dalam
PERISTIWA
JAKARTA Sosiolog dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid, menyampaikan harapannya usai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabum
POLITIK
JAKARTA Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapat
PERISTIWA