Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
Oleh: Yakub F. Ismail
Barangkali tidak pernah dibayangkan sebelumnya ketika masyarakat yang semula terbiasa berbelanja ke pasar dengan membawa uang Rp100.000 lalu tiba-tiba harus berubah menjadi hanya Rp100.
Atau, bayangkan suatu hari Anda membuka dompet dan melihat uang Rp1.000 berubah menjadi Rp1. Uang Rp10.000 menjadi Rp10, dan gaji Rp5.000.000 hanya tertulis Rp5.000.
Inilah situasi dan kondisi yang akan terjadi suatu saat ketika wacana redenominasi atau penyederhanaan mata uang rupiah benar-benar terealisasi.Baca Juga:
Awalnya mungkin terasa aneh, seolah-olah nilai hidup ikut menyusut.
Namun sebenarnya, bukan nilainya yang berkurang, melainkan angka nol di belakang yang dihapus demi menyederhanakan sistem keuangan.
Kalau dilihat, wacana penyederhanaan nominal uang bukan hal baru di Indonesia.
Pemerintah dan Bank Indonesia sudah lama mengkaji langkah ini sebagai bagian dari reformasi sistem moneter menuju ekonomi yang lebih efisien, stabil, dan berdaya saing global.
Namun, wacana tersebut kini mendapat atensi luas mengingat psikologis sosial masyarakat Indonesia dalam memaknai rupiah sudah begitu kuat dengan angka nol yang bejibun.
Sehingga, ketika penyederhanaan itu dilakukan, maka bukan tidak mungkin Cultural Shock akan terjadi di kalangan masyarakat.
Lantas, bagaimana melihat hal ini lebih jauh?
Mengapa Redenominasi?
Pertanyaan pertama yang penting untuk diajukan yakni mengapa pemerintah perlu mengambil langkah redenominasi?
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL