Nyaris Sepertiga Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun Mengalir ke Program MBG
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
Melalui kacamata ekonomi kelembagaan, sebagaimana dikembangkan, misalnya oleh Daniel W. Bromley, banjir dapat dibaca sebagai bencana yang diproduksi oleh "aturan main". Institusi, dalam bentuk undang-undang, perizinan, norma sosial, dan struktur hak kepemilikan, bukan sekadar latar belakang yang netral.
Ia adalah aktor utama yang menentukan siapa boleh melakukan apa, di mana, dan dengan konsekuensi apa. Ketika institusi cacat, ia menciptakan insentif yang menyimpang: keuntungan jangka pendek bagi segelintir pihak, dibayar dengan kerentanan jangka panjang bagi banyak orang.
Bayangkan suatu daerah aliran sungai yang membentang dari hulu hingga hilir. Di bagian hulu, izin resmi dikeluarkan untuk penebangan hutan, pembukaan tambang, atau mengonversi sistem agroforestri yang beraneka ragam menjadi sistem monokultur dengan tutupan vegetasi yang buruk.
Di bagian tengah, izin lokasi dan bangunan memungkinkan sawah irigasi dan lahan produktif lain diubah menjadi kawasan permukiman dan komersial dengan permukaan kedap air. Di bagian hilir, masyarakat hidup dengan hak konstitusional atas lingkungan yang sehat dan rasa aman di rumah mereka.
Semua keputusan itu mungkin sah di atas kertas, namun ketika hujan lebat turun dan air meluap, pihak yang pertama dan paling parah menanggung dampaknya adalah warga hilir yang tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan izin,izin tersebut.
Bencana terbaru di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah ilustrasi pedih dari hal ini. Bertahun-tahun degradasi hutan di daerah tangkapan air hulu, ekspansi perkebunan dan bentuk konversi lahan lainnya, serta lemahnya pengendalian bangunan di sepanjang bantaran Sungai, telah mengurangi kemampuan lanskap untuk menyerap dan memperlambat aliran air.
Ketika hujan ekstrem turun, air tidak mengenai ekosistem yang sehat dan tangguh, melainkan lereng-lereng yang melemah dan permukaan yang mengeras. Peristiwa hidrologi yang seharusnya dapat dikelola kemudian berubah menjadi rangkaian banjir dan longsor.
Di sini kita menyaksikan apa yang dapat disebut sebagai benturan hak. Hak untuk menguasai dan mengubah ruang di wilayah hulu dan tengah berbenturan dengan hak warga hilir untuk hidup dengan aman.
Hak yang dibungkus dalam bentuk legal sering kali, dalam praktiknya, mengandung "lisensi untuk merusak", karena biaya ekologis dan risiko banjir dapat dialihkan kepada orang,orang yang tak pernah diajak berunding.
Dengan demikian, banjir bukan hanya akibat drainase yang buruk atau sempitnya badan sungai, tetapi juga akibat kegagalan politik dalam merumuskan dan menegakkan hak kepemilikan yang bertanggung jawab.
Sejarah tata kelola ruang di Indonesia juga menunjukkan bahwa aturan-aturan ini tidak lahir di ruang hampa. Dalam banyak kasus, kita dapat melihat jelas kuatnya koalisi antara pemilik modal dan birokrasi dalam pengambilan keputusan. Analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) bisa berubah menjadi sekadar formalitas.
Rekomendasi teknis dari para ahli dapat disisihkan atas nama percepatan proyek. Rencana tata ruang dapat direvisi untuk mengakomodasi kepentingan tertentu. Penegakan hukum lingkungan sering kali timpang: keras terhadap pelanggaran kecil, lunak terhadap pelaku berskala besar.
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RA
EKONOMI
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI menggelar apel kesiapan pengamanan peringatan Hari Damai Aceh 2026 di depan Masjid Raya Baiturrahman,
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh membagikan 6.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyaksikan penyampaian pidato Presiden RI Prabowo Subianto terkait R
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti menjelaskan rencana pembelajaran bahasa asing sejak kelas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej mengungkapkan pemerintah tengah menyusun Rancangan U
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) P
PEMERINTAHAN
PESISIR SELATAN Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan permanen
NASIONAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi dengan Pemer
NASIONAL