Usai Jadi Saksi Dokter Tifa, Politikus PSI Dian Sandi Ngaku Bahagia: Biar Terbuka Terang Benderang
JAKARTA Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, mengaku bahagia setelah memberikan kesaksian dalam s
NASIONAL
Oleh: Anastasya Dwi Mulia.
SEGALA sesuatu di alam semesta ini bekerja menurut hukum fisika. Dari matahari yang memancarkan cahaya, gelombang laut yang bergerak di pantai, hingga lampu di rumah kita yang menyala setiap malam semuanya diatur oleh prinsip energi, materi, dan keseimbangan.
Fisika bukan hanya ilmu yang rumit di papan tulis; ia adalah bahasa alam yang mengajarkan kita bagaimana mengubah sesuatu yang kecil menjadi besar, sesuatu yang tak terlihat menjadi kekuatan luar biasa.Baca Juga:
Dan dari sanalah lahir energi nuklir hasil dari pemahaman terdalam manusia tentang struktur atom, tentang bagaimana inti terkecil di alam dapat memberi daya bagi kehidupan modern.
Namun sayangnya, kata "nuklir" masih sering disalahpahami. Banyak yang mengira ia berbahaya, mengerikan, bahkan destruktif. Padahal, energi nuklir bukan bom. Ia adalah teknologi sains yang dikendalikan dengan disiplin dan pengetahuan.
Artikel ini mengajak kita memahami dari kacamata fisika hingga kehidupan sehari-hari mengapa energi nuklir layak dipercaya sebagai bagian dari masa depan bersih Indonesia, terutama dengan hadirnya rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Pulau Bangka.
Fisika di Balik Energi Nuklir: Mengubah Inti Atom Menjadi Cahaya
Setiap atom memiliki inti yang menyimpan energi sangat besar. Jika inti itu "dibuka" melalui reaksi fisi, sebagian kecil massa berubah menjadi energi panas — sesuai dengan rumus legendaris Einstein:
E = mc², energi sama dengan massa dikalikan kecepatan cahaya kuadrat.
Massa yang hilang sangat kecil, tapi karena dikalikan dengan kecepatan cahaya (300 juta meter per detik), hasilnya luar biasa besar.
Itulah dasar dari reaktor nuklir. Dalam reaktor, atom uranium dibelah secara terkendali, melepaskan panas yang digunakan untuk memanaskan air, menghasilkan uap, dan menggerakkan turbin listrik.
Semua berlangsung dalam sistem tertutup, diawasi oleh sensor dan kontrol otomatis berlapis. Tidak ada pembakaran, tidak ada asap, tidak ada karbon. Hanya energi murni dari hukum fisika yang bekerja bersih, efisien, dan bisa diandalkan.
JAKARTA Direktur Media Sosial Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, mengaku bahagia setelah memberikan kesaksian dalam s
NASIONAL
MEDAN Closing statement paling keras disampaikan Abyadi Siregar dalam Dialog Publik Benang Kusut Konflik Agraria Investasi atau Perampasa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) berperan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto d
NASIONAL
JAKARTA Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang dila
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap motif penembakan yang menewaskan anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial DN (40) di Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, menegaskan pemungutan retribusi daerah tidak boleh hanya berorienta
PEMERINTAHAN
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim mengakui menerima uang Rp900 juta yang dipersoalkan dalam perkara dugaan suap pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyiapkan skema pelatihan vokasi selama empat bulan yang terintegrasi dengan indust
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui deteks
PEMERINTAHAN