BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Membaca Ulang Kebangkitan Nasional dan Luka Ekonomi Bangsa

BITV Admin - Rabu, 20 Mei 2026 07:57 WIB
Membaca Ulang Kebangkitan Nasional dan Luka Ekonomi Bangsa
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ketika ketimpangan dibiarkan tumbuh, nasionalisme perlahan berubah menjadi slogan tanpa jiwa.

Tetapi ketika rakyat merasakan keadilan, kesempatan hidup yang layak, dan harapan akan masa depan, di situlah sebuah bangsa menemukan energi kebangkitannya yang sejati.

Oleh karena itu, Kebangkitan Nasional bukan sekadar peristiwa tahun 1908 atau romantisme sejarah tentang lahirnya organisasi pergerakan.

Ia adalah kesadaran panjang bahwa sebuah bangsa tidak boleh terus hidup di atas kemiskinan, eksploitasi, dan ketidakadilan ekonomi.

Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang merdeka secara politik, tetapi juga yang mampu menghadirkan martabat bagi rakyatnya.

Jika kita merenung secara mendalam, maka kita pun menyadari bahwa, sesungguhnya kebangkitan terbesar Indonesia belum benar-benar terjadi di masa lalu.

Kebangkitan Nasional yang besar justru sedang menunggu untuk diwujudkan hari-hari ini.

Hal itu akan terjadi apabila pembangunan nasional tidak lagi hanya berbicara tentang angka pertumbuhan ekonomi, tetapi tentang bagaimana kesejahteraan ekonomi itu dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.* (news.detik.com)

*) Penulis adalah Anggota Komisi XI, DPR-RI dari PKB.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sinkronisasi Revisi RTRW Asahan 2026–2046, Sekda: Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas Dongkrak Ekonomi
PSI Siapkan Roadmap Safari Politik Bareng Jokowi Keliling Indonesia
Bahlil Klaim ICP Stabil di Bawah USD100, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik
Masa Tunggu Haji RI Bisa Capai 49 Tahun, Pemerintah Kaji Ulang Sistem Kuota Nasional
Jelang Idul Adha, Mentan Minta Satgas Pangan Tindak Tegas Pelaku Kecurangan Harga Minyak Goreng
KPK Dorong Rupbasan Jadi Role Model Penegakan Hukum, Fitroh Tekankan Integritas Petugas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru