BREAKING NEWS
Rabu, 07 Oktober 2026

Membaca Ulang Kebangkitan Nasional dan Luka Ekonomi Bangsa

- Rabu, 20 Mei 2026 07:57 WIB
Membaca Ulang Kebangkitan Nasional dan Luka Ekonomi Bangsa
Ilustrasi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pada awal abad ke-20, perusahaan-perusahaan perkebunan asing menguasai jutaan hektare lahan produktif di Sumatera dan Jawa.

Petani lokal sering kali berubah menjadi buruh murah di atas tanah yang dahulu mereka miliki sendiri.

Kesadaran ekonomi inilah yang perlahan berubah menjadi kesadaran politik.

Oleh karena itu, organisasi seperti Budi Utomo tidak bisa dibaca hanya sebagai gerakan budaya atau pendidikan.

Ia lahir di tengah perubahan ekonomi besar dan ketimpangan sosial yang semakin tajam.

Nasionalisme sebagai Protes terhadap Ketimpangan

Kebangkitan nasional pada dasarnya adalah bentuk "protes intelektual" terhadap ketidakadilan ekonomi kolonial.

Perspektif ini penting karena sejarah nasionalisme Indonesia sering kali terlalu romantis. Kita membayangkan nasionalisme hanya lahir dari semangat cinta tanah air yang abstrak.

Padahal di banyak negara, nasionalisme tumbuh dari pengalaman ekonomi yang konkret: eksploitasi, ketimpangan, dan rasa dirampas.

Bangsa tidak bangkit hanya karena pidato.Tetapi, bangsa bangkit ketika rakyat mulai sadar bahwa hidup mereka sedang dieksploitasi oleh sebuah sistem.

Ekonom dan sejarawan Benedict Anderson bahkan menyebut lahirnya nasionalisme Asia Tenggara tidak bisa dipisahkan dari munculnya kelas menengah terdidik akibat modernisasi kolonial itu sendiri (Anderson, 1983).

Sudahkah Bangsa Indonesia Merdeka Secara Ekonomi?

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sinkronisasi Revisi RTRW Asahan 2026–2046, Sekda: Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas Dongkrak Ekonomi
PSI Siapkan Roadmap Safari Politik Bareng Jokowi Keliling Indonesia
Bahlil Klaim ICP Stabil di Bawah USD100, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik
Masa Tunggu Haji RI Bisa Capai 49 Tahun, Pemerintah Kaji Ulang Sistem Kuota Nasional
Jelang Idul Adha, Mentan Minta Satgas Pangan Tindak Tegas Pelaku Kecurangan Harga Minyak Goreng
KPK Dorong Rupbasan Jadi Role Model Penegakan Hukum, Fitroh Tekankan Integritas Petugas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru