BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Ketika Nama Kucing Mengalahkan Korupsi

- Rabu, 17 Juni 2026 11:04 WIB
Ketika Nama Kucing Mengalahkan Korupsi
Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM. (foto: Mahfud MD Official/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tetapi respons yang membesar-besarkan perkara itu justru membuka borok yang lebih serius, yaitu lemahnya daya bedah sebagian elite gerakan terhadap relasi antara kekuasaan, moralitas, dan kebebasan publik.

Ketika nama kucing dianggap ancaman martabat bangsa, sementara dugaan korupsi program triliunan hanya dibahas dalam bahasa evaluatif yang aman, maka yang sedang sakit bukan hanya logika satu-dua orang.

Yang sedang sakit adalah orientasi moral gerakan.

Republik ini tidak membutuhkan aktivis yang alergi pada ejekan terhadap presiden.

Republik ini membutuhkan aktivis yang alergi pada korupsi, manipulasi anggaran, pembungkaman kritik, dan penyalahgunaan program rakyat.

Presiden tidak perlu disakralkan. Yang perlu dijaga adalah konstitusi, akuntabilitas, dan hak rakyat untuk mengawasi kekuasaan.

Pada akhirnya, persoalannya bukan apakah nama kucing itu pantas atau tidak.

Persoalannya adalah mengapa sebagian orang begitu cepat marah pada simbol, tetapi lambat murka pada korupsi.

Bila gerakan mahasiswa Kristen ingin tetap relevan, ia harus memilih, yaitu apakah menjadi suara kenabian yang menggugat kekuasaan, atau menjadi penjaga etika semu yang sibuk memoles wajah penguasa ketika rakyat sedang menanggung akibat dari kebijakan yang rusak.

Martabat republik tidak runtuh karena presiden diejek.

Martabat republik runtuh ketika korupsi dinormalisasi, kritik dibungkam, dan organisasi gerakan kehilangan keberanian untuk berpihak pada kebenaran.*


Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kepala Bakom: Salah Besar Menuntut Prabowo Menghentikan MBG, Itu Janji Kampanyenya
Kepala Bakom: Hanya Tuntutan dan Tanpa Dialog, Itu Bukan Demokrasi
Gedung DPR hingga Kantor BGN Jadi Lokasi Aksi Unjuk Rasa Hari Ini, 4.576 Personel Gabungan Disiagakan
SPCP IPDN 2026 Segera Dibuka! Ini Syarat, Cara Daftar, dan Tahapan Seleksi Calon Praja
Rupiah Melemah Setelah 5 Hari Menguat, Terkoreksi ke Rp17.747 per Dolar AS
Jadi Bursa Terkuat di Asia Pagi Ini, IHSG Menguat 1,41 Persen!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru