Kembangkan Kasus Korupsi Jalan di Sumut, KPK Periksa 5 Saksi di Padang Sidempuan
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima saksi untuk mendalami pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan p
HUKUM DAN KRIMINAL
Di situlah kebijakan diuji. Rakyat tidak makan peraturan. Petani tidak menanam statistik. Fakta yang mereka rasakan adalah apakah kebijakan negara membuat kehidupan lebih baik.
Keberpihakan
Di sini saya melihat benang merah MBG, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Merah Putih, kebijakan pupuk, pangan, dan berbagai program kesehatan.
Sasarannya berbeda, tetapi arah sosialnya serupa: membawa negara lebih dekat kepada kelompok yang selama ini berada di bagian bawah piramida ekonomi.
MBG menyentuh kebutuhan gizi anak, sekaligus meringankan beban keluarga. Sekolah Rakyat mencoba membuka pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga miskin. Kampung Nelayan Merah Putih menyasar masyarakat pesisir yang menghasilkan pangan bagi negeri, tetapi tidak selalu menikmati kesejahteraan yang sepadan. Koperasi Desa Merah Putih mencoba memperkuat posisi ekonomi masyarakat desa.
Program-program itu tentu tidak otomatis berhasil hanya karena niatnya baik.
MBG harus aman, bergizi, efisien, dan bebas kebocoran. Sekolah Rakyat harus menghasilkan lulusan berkualitas, bukan sekadar gedung bagus. Koperasi Desa jangan menjadi papan nama baru. Kampung Nelayan jangan berhenti pada pembangunan fisik tanpa peningkatan pendapatan nelayan.
Namun arah keberpihakannya layak dicatat. Ekonom Amartya Sen, yang lama mengajar di Harvard University, Amerika Serikat, dan menerima Nobel Ekonomi 1998, memperkenalkan gagasan development as freedom: pembangunan sebagai perluasan kebebasan dan kemampuan manusia.
Pembangunan, menurut kerangka ini, tidak cukup dinilai dari besarnya ekonomi. Pembangunan harus membuat manusia memiliki kemampuan lebih besar menentukan kehidupannya: anak memperoleh pendidikan, masyarakat mendapatkan gizi dan kesehatan, keluarga miskin mempunyai kesempatan naik kelas, dan orang dewasa memperoleh pekerjaan layak.
Dari perspektif itu, MBG dan Sekolah Rakyat bukan semata pengeluaran sosial. Keduanya dapat dibaca sebagai investasi manusia.
Pertanyaannya bukan hanya berapa triliun rupiah yang dikeluarkan hari ini. Ada pertanyaan yang lebih urgen: berapa mahal harga yang harus dibayar Indonesia 20 tahun mendatang jika jutaan anak tumbuh kurang gizi, berpendidikan rendah, dan tidak mampu bersaing?
Mata rantai kepemimpinan
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima saksi untuk mendalami pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 115,44 poin atau 1,88 persen ke level 6.031 pada perdagangan Kamis (8/10/2026).
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Rupiah turun 28 poin at
EKONOMI
JAKARTA Istana menanggapi polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan terkait
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Joko Widodo dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokte
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa bernama Difo Rafael Andika Girsang meninggal dunia setelah terjatuh dari gedung Universitas Prima Indonesia (UNPRI
PERISTIWA
MEDAN Sebanyak 19 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) terdampak kabut asap pada Kamis (8/10/2026). Kondisi tersebut membuat kualitas
NASIONAL
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan keabsahan ijazah Wakil Presiden Gib
POLITIK
HALMAHERA TENGAH Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya terhadap masa depan Indonesia. Dia menyinggung pihakpihak yang sela
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengikuti sosialisasi Pelayanan Clearance Pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara virtual, Kami
PEMERINTAHAN