Biadab! Pria 32 Tahun di Banda Aceh Jadi Tersangka Pencabulan Balita Usai Menyerahkan Diri
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh menetapkan pria berinisial MA (32), warga Kecamatan Ulee Kareng, sebagai tersangka dalam kasus dugaan keker
HUKUM DAN KRIMINAL
Kalau Sekolah Rakyat dianggap simbol, ukur berapa anak keluarga miskin yang masuk, bertahan, lulus, melanjutkan pendidikan, lalu mampu mengubah kehidupan keluarganya.
Kalau Koperasi Desa diragukan, jangan hanya menunjukkan jumlah yang diresmikan. Tunjukkan berapa yang sehat dan produktif.
Kalau Kampung Nelayan dibangun, jangan berhenti pada foto bangunan baru. Tunjukkan apakah pendapatan dan kehidupan nelayan benar-benar membaik.
Itulah perbedaan antara propaganda dan komunikasi pemerintahan yang logis dan kredibel. Propaganda meminta masyarakat percaya. Komunikasi publik yang baik memberi masyarakat alasan untuk percaya. Sampaikan narasi logis.
Karena itu, setelah dua pidato Senayan, pekerjaan komunikasi pemerintahan justru belum selesai. Data Presiden harus dibuka. Metodologinya harus dapat diperiksa. Menteri jangan menyampaikan angka berbeda-beda. Keberhasilan jangan dilebihkan. Kekurangan jangan disembunyikan.
Ketika kebijakan bermasalah, pemerintah sebaiknya berani mengatakan: ini yang salah, ini yang sedang kami perbaiki, dan ini kapan akan diselesaikan.
Keberanian mengakui kekurangan bukan tanda pemerintah lemah. Pemerintah yang percaya diri justru tidak takut kepada fakta yang tidak menyenangkan. Sebab pembangunan adalah proses. Indonesia memang belum selesai.
Lapangan kerja berkualitas harus diperbanyak. Produktivitas harus meningkat. MBG harus semakin aman. Sekolah Rakyat harus dibuktikan melalui mobilitas sosial anak-anaknya. Koperasi Desa harus menjadi kekuatan ekonomi, bukan papan nama. Kampung Nelayan harus menaikkan kesejahteraan nelayan. Hilirisasi harus menghasilkan pekerjaan, teknologi, penerimaan negara, dan kemakmuran daerah.
Mengatakan pekerjaan belum selesai berbeda dengan mengatakan tidak ada pekerjaan yang berhasil. Di situlah publik harus adil.
Jangan membela pemerintah hanya karena kita menyukainya. Jangan pula menolak keberhasilannya hanya karena kita tidak menyukainya. Politik dan gaya suka dan tidak suka semacam itu tidak sehat.
Periksa angka. Periksa kebijakan. Periksa dampaknya kepada rakyat. Jika baik, katakan baik. Jika salah, perbaiki. Jika berhasil, lanjutkan. Jika gagal, koreksi.
Sebab rakyat tidak hidup dari tagar dan sinisme netizen. Petani tidak hidup dari tepuk tangan. Anak sekolah tidak menjadi sehat hanya oleh kata-kata ataupun kritik.
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh menetapkan pria berinisial MA (32), warga Kecamatan Ulee Kareng, sebagai tersangka dalam kasus dugaan keker
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Semangat kemerdekaan Republik Indonesia akan kembali terasa meriah di Kabupaten Batu Bara. Dalam rangka memperingati Hari Ulan
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pe
EKONOMI
PONTIANAK Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Satgas Udara, Lanud S
NASIONAL
PALANGKA RAYA Video dua bocah memergoki dua pria yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Ten
PERISTIWA
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv mendesak Kementerian Keuangan segera mencairkan anggaran operasional pencegahan dan penanggulangan
NASIONAL
PONTIANAK Presiden Prabowo Subianto tiba di Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhut
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) memperkuat kolaborasi un
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik pemerasan terhadap orang tua calon mahasiswa baru Universitas Jendera
NASIONAL
JAKARTA Presenter Ruben Onsu buka suara setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan investasi oleh Polres M
ENTERTAINMENT