BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Purbaya Capres Alternatif 2029?

Administrator - Minggu, 20 September 2026 09:17 WIB
Purbaya Capres Alternatif 2029?
Eks Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa. (foto: Kemenkeu/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Modal itu memberinya kesan kompeten. Gaya komunikasinya memberinya daya tarik populis.

Kombinasi kompetensi dan keberanian berbicara memang langka di tengah kecenderungan pejabat menyampaikan banyak kata tanpa mengatakan sesuatu.


Ada pula keuntungan yang tidak dimiliki banyak politisi: Purbaya dikenali melalui pekerjaan, bukan terlebih dahulu melalui baliho.

Namanya menjadi percakapan karena keputusan publik dan pertengkaran kebijakan, bukan karena kampanye yang dirancang konsultan.

Keaslian semacam itu bernilai mahal ketika warga jenuh terhadap citra buatan.

Namun, keaslian tetap perlu diuji.

Penampilan yang spontan dapat memudahkan komunikasi, tetapi jabatan presiden menuntut ketelitian kata karena satu ucapan dapat menggerakkan pasar, mengubah hubungan diplomatik, atau menimbulkan ketegangan sosial.

Daya tarik seorang teknokrat juga dapat menipu. Ramainya percakapan publik tidak selalu menunjukkan dukungan politik yang telah mengakar.

Kebijakan ekonomi menghasilkan pemenang dan pihak yang menanggung beban.

Gagasan mendorong pertumbuhan melalui pelonggaran likuiditas mungkin disambut pelaku usaha, tetapi dinilai berisiko oleh pihak yang mengutamakan stabilitas.

Sikap keras terhadap aparatur pajak atau bea cukai dapat terlihat sebagai keberanian reformasi, tetapi juga harus dinilai dari prosedur, hasil, dan keberlanjutan kelembagaannya.

Calon presiden tidak cukup menjual watak. Ia harus mempertanggungjawabkan rekam kebijakan.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelatihan Legislatif DPM FMIPA Unesa Bahas Pembagian Kekuasaan dan Demokrasi, Dorong Mahasiswa Pahami Batas Wewenang
Cegah Rabies Menular ke Manusia, Pemprov Sumut Siapkan Vaksinasi Gratis 15.000 HPR
Ambang Batas Capres Dihapus, Surya Paloh Ungkap Ada Wacana Baru: Capres Didukung Minimal 2 Fraksi
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Sarmuji Ungkap Alasannya
Ketua DPRD Binjai Gusuartini Surbakti Hadiri Bimtek Pemenangan Pemilu Golkar di Batam
Singgung Buzzer dan Antek Asing, Prabowo Ingatkan Santri: Jangan Percaya Semua yang Ada di Media Sosial
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru