Bahlil Sentil Warga Mampu Masih Gunakan BBM Subsidi: “Apa Tidak Malu Kita Mengambil Hak Orang Lain?”
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti masih adanya masyarakat mampu yang menggunakan bahan baka
EKONOMI
JAKARTA -Pengajuan diri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan dalam sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) menuai pro dan kontra. Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Otto Hasibuan, mengkritik langkah tersebut, menyebutnya tidak tepat karena Megawati merupakan pihak dalam perkara tersebut.
Menurut Otto Hasibuan, konsep amicus curiae seharusnya diisi oleh pihak yang independen dan tidak terikat dengan kedua belah pihak yang bersengketa. Pihak yang mengajukan amicus curiae seharusnya bukan bagian dari perkara yang sedang diputuskan. Karena Megawati adalah Ketua Umum PDIP yang terlibat dalam sengketa pilpres di MK, pengajuan tersebut dianggap tidak tepat.
Sementara itu, Hasto Kristiyanto sebagai Sekjen PDIP mempertahankan langkah Megawati sebagai amicus curiae. Menurutnya, Megawati mengajukan diri dalam kapasitasnya sebagai warga negara Indonesia, bukan sebagai pemimpin partai politik. Surat kuasa yang diserahkan oleh Hasto juga menjadi bukti bahwa Megawati bertindak atas nama pribadi sebagai sahabat pengadilan, bukan atas nama PDIP.
Kontroversi ini memunculkan pertanyaan tentang batasan dan etika pengajuan amicus curiae dalam konteks sengketa politik seperti pilpres. Di satu sisi, ada pandangan bahwa pihak yang terlibat dalam perkara tidak seharusnya menjadi amicus curiae agar tetap mempertahankan independensi proses hukum. Namun, di sisi lain, pengajuan tersebut juga dapat dianggap sebagai langkah strategis untuk memberikan sudut pandang yang beragam dan mendukung keterbukaan dalam proses peradilan.
Dalam konteks ini, MK diharapkan dapat mempertimbangkan dengan cermat semua argumen yang disampaikan, baik dari pihak yang terlibat langsung maupun dari pihak yang menyampaikan pendapat sebagai sahabat pengadilan. Keputusan MK diharapkan dapat menciptakan keadilan yang merangkul berbagai perspektif, menerangkan bangsa, dan meneguhkan integritas demokrasi di Indonesia.
(K/09)
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti masih adanya masyarakat mampu yang menggunakan bahan baka
EKONOMI
MALUKU TENGGARA Kepolisian masih mendalami dugaan pembunuhan berencana terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Ru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan menggelar program Gebyar Pajak 2026 sebagai upaya mengoptimalkan Pendapata
EKONOMI
MEDAN Harga daging ayam dan daging sapi di Sumatera Utara (Sumut) terpantau mengalami penurunan pada awal pekan ini. Ratarata harga kom
EKONOMI
NABIRE Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pembangunan rumah susun (rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan pu
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung rapat kerja (raker) Badan Legislasi (Baleg) DPR bersama pemerintah dalam
POLITIK
MEDAN Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Ridwan Sujana Angsar, menegaskan bahwa institusi Kejari Medan tidak antikritik dan terbuka
NASIONAL
JAKARTA Perkumpulan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI) mengusulkan pembentukan Dewan Advokat Nasional dalam revisi U
NASIONAL
MEDAN Dua ahli hukum menyatakan perkara pengalihan aset PTPN II (kini PTPN I Regional I) kepada PT Nusa Dua Propertindo (NDP) belum meme
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan
PEMERINTAHAN