BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Ahok Bongkar Permainan Mafia Migas di Pertamina, Sebut Aditif Jadi Sumber Korupsi

- Sabtu, 01 Maret 2025 12:03 WIB
Ahok Bongkar Permainan Mafia Migas di Pertamina, Sebut Aditif Jadi Sumber Korupsi
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) pada periode 2019-2024
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ahok juga mengungkapkan kecurigaan terkait pengadaan aditif yang melibatkan oknum di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang diduga menjadi backing agar Pertamina membeli aditif dengan cara yang tidak sah.

Ia menjelaskan bahwa meski sudah memberi arahan untuk tidak memisahkan pengadaan transportasi dan aditif, namun permainan itu tetap berjalan.

"Kalo saya jadi Dirut, saya bisa langsung pecat dirut-dirut subholding, karena saya yang putuskan di notaris," tambah Ahok.

Ahok menilai bahwa solusi untuk memberantas mafia migas adalah dengan penerapan e-katalog yang dapat dipantau oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan penentuan harga minyak mentah Indonesia (ICP) oleh Menteri ESDM. Ia juga menegaskan bahwa tanpa perubahan sistem, Pertamina akan tetap menjadi sarang korupsi.

"Kalau mau bubarin semua sistem mafia migas, ikutin saran saya deh. E-katalog itu, harga ICP ditentukan Menteri ESDM. Tanpa itu, ini hanya ganti pemain," ujar Ahok.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka, termasuk beberapa pejabat Pertamina dan pihak swasta, yang terlibat dalam pengoplosan minyak mentah jenis RON 92 dengan minyak yang lebih rendah kualitasnya. Negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp193,7 triliun akibat kasus ini.

(tb/a)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru