BOGOR – Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Komar, mendesak Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung menemui warga yang terancam kehilangan lahan akibat masuk wilayah sitaan negara.
"Harapan kami Pak Bupati jangan hanya mendengar laporan, tapi langsung turun supaya tahu kondisi warga di lapangan," kata Komar saat ditemui, Rabu (24/9/2025).Komar menyebut ada 17 kepala keluarga (KK) di Kampung Parung Santen yang terancam kehilangan rumah, serta sekitar 500 KK pemilik sawah di sekitarnya yang berpotensi terdampak.
Menurutnya, warga sudah berulang kali mendatangi kantor desa karena khawatir kampung mereka dilelang atau digusur."Kalau bupati bisa mendengar langsung suara masyarakat, itu akan lebih kuat daripada hanya mendengar dari perwakilan desa," ujarnya.
Ia menjelaskan, sengketa lahan bermula dari putusan Mahkamah Agung pada 1991–1992 yang menyatakan tanah tersebut rampasan negara. Namun, warga tidak pernah melihat bukti sertifikat maupun akta jual beli.
"Yang ada hanya putusan inkrah, sertifikat atau akta jual beli tidak pernah kami lihat," kata Komar.Keresahan warga semakin besar sejak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bogor memblokir peralihan pajak pada 2021.
Pemblokiran baru dibuka sebulan terakhir, itu pun hanya untuk lahan di luar area sitaan.Menurut Komar, pemerintah daerah tidak boleh berdiam diri.
Kehadiran bupati di lapangan diyakini akan memberi rasa tenang sekaligus menunjukkan keberpihakan kepada rakyat."Kalau hanya mendengar laporan, tidak akan terasa langsung. Bupati harus hadir, supaya masyarakat yakin tidak sendirian," ucapnya.
Komar menambahkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah berjanji memberi bantuan hukum. "Alhamdulillah, Pak Gubernur sangat responsif dan akan membantu kami melalui pendampingan hukum," ujarnya.
Selain Desa Sukamulya, penyitaan lahan juga dialami Desa Sukaharja seluas 440 hektar, meski di sana lebih banyak berupa perkebunan. Kedua kepala desa sama-sama berharap pemerintah kabupaten hadir langsung memberi kepastian hukum.
"Keinginan saya Pak Bupati segera membantu kami, turun ke warga masyarakat, mendengar langsung keluhan mereka biar cepat selesai," tegas Komar.*(KM/P)
Editor
: Raman Krisna
Kades Sukamulya Desak Bupati Bogor Turun Tangan Atasi Sengketa Lahan Sitaan Negara