Rakhmat digeser ke posisi Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, sementara kursi Kepala Damkar yang ditinggalkan Yunus belum diisi oleh pejabat definitif.
Dalam keterangannya usai pelantikan, Wali Kota menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan Satpol PP bukan sekadar rotasi biasa, tetapi bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi.
"Terutama Satpol PP ke depan bisa reaktif, responsif, dan lebih cepat bekerjanya," ujar Rico Waas.
Beberapa permasalahan krusial yang harus segera ditangani oleh Kasatpol PP yang baru antara lain penertiban bangunan liar, peningkatan ketertiban umum, serta memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD).
Rico Waas menekankan pentingnya kolaborasi dan tidak saling melempar tanggung jawab dalam penegakan Perda dan kebijakan pemerintah kota.
"Penertiban OPD gak boleh lagi lempar bola. Misal, masalah bangunan liar itu biasanya jadi tarik-ulur antara Dinas Perkim dan Satpol PP. Saya minta sekarang kerja sama, jangan lempar-lempar bola lagi," tegasnya.
M Yunus, sosok yang dikenal tegas dan disiplin selama menjabat Kepala Damkar, diharapkan mampu membawa semangat baru dalam tubuh Satpol PPMedan.
Ia juga dinilai memiliki pendekatan lapangan yang kuat dan siap berhadapan langsung dengan persoalan-persoalan di tingkat masyarakat.
Selain pelantikan Kasatpol PP, Wali Kota Medan juga merotasi Laksana Putra dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip menjadi Asisten Umum Setda Kota Medan.
Tak hanya itu, Rico Waas turut menyinggung hasil evaluasi terhadap lima pejabat Eselon II yang sebelumnya telah dilantik: - Kadis Perhubungan - Kadis Lingkungan Hidup - Kadis Perkimcikataru - Kepala Bapenda - Inspektur Inspektorat
Sorotan paling tajam ditujukan kepada Kadis Perhubungan, Erwin Saleh, yang dinilai belum mampu melakukan akselerasi dalam penanganan persoalan parkir dan jukir liar di Kota Medan.
"Iya itu karena baru, nanti kita ceklis-ceklis lagi mana yang kurang. Perwal (parkir) sedang proses. Bersabar ya masyarakat," ujar Rico Waas menanggapi kinerja Dishub.
Dengan dilantiknya M Yunus sebagai Kasatpol PP, Pemkot Medan berharap terjadi perubahan nyata dalam penegakan aturan di lapangan.
Mulai dari pengelolaan ruang kota hingga pengendalian pelanggaran Perda, Wali Kota menargetkan pelayanan publik yang lebih cepat dan efisien, terutama dalam merespons keluhan masyarakat.*
(tm/a008)
Editor
: Adelia Syafitri
Wali Kota Medan Copot Kasatpol PP, M Yunus Resmi Gantikan Rakhmat