BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Wali Kota Medan Dorong Pembenahan Total PUD Pembangunan, Empat Aset Jadi Fokus Utama

Abyadi Siregar - Jumat, 20 Februari 2026 19:37 WIB
Wali Kota Medan Dorong Pembenahan Total PUD Pembangunan, Empat Aset Jadi Fokus Utama
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap dalam paparan rencana kerja Direksi PUD Pembangunan masa jabatan 2026–2030 di Balai Kota Medan, Jumat (20/2/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan langkah tegas pembenahan total PUD Pembangunan Kota Medan dengan memprioritaskan empat aset utama sebagai motor kebangkitan perusahaan daerah tersebut.

Hal ini disampaikan dalam paparan rencana kerja Direksi PUD Pembangunan masa jabatan 2026–2030 di Balai Kota Medan, Jumat (20/2/2026).

Pertemuan dihadiri Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran direksi PUD Pembangunan.

Baca Juga:

Rico Waas menekankan perusahaan daerah tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama.

"Reformasi manajemen, disiplin bisnis, dan langkah konkret menjadi kunci," ujarnya.

Dari lima unit usaha yang dikelola – Pergudangan Kota Tanjung Mulia (PKTM), Kolam Renang Deli, Gelanggang Remaja, Taman Margasatwa Medan (Medan Zoo), dan Rusunawa Amplas – empat di antaranya dinilai memiliki potensi profitabilitas tinggi bila dikelola serius dan profesional.


Salah satu fokus utama adalah PKTM seluas 12,5 hektare, yang baru termanfaatkan sekitar 4 hektare.

Rico membuka opsi pembangunan mandiri maupun kerja sama pihak ketiga jika kondisi fiskal daerah belum memungkinkan investasi penuh.

"Kalau keuangan kita berat, ayo kita kerja sama. Tapi ini harus bergerak. Jangan stagnan," tegas Rico.

Pemko Medan juga siap mendukung perbaikan akses jalan guna meningkatkan nilai bisnis kawasan tersebut.

Untuk Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja yang berada di pusat kota, Wali Kota mengingatkan fungsi utama tidak boleh hilang.

"Kalau kolam renang, tetap kolam renang. Silakan dikembangkan, tapi fungsi utamanya jangan hilang," katanya.

Rico Waas menambahkan, Pemko Medan tidak menutup kemungkinan penyertaan modal, namun hanya akan dilakukan jika rencana bisnis benar-benar komprehensif, terukur, dan realistis.

Sementara itu, Dirut PUD Pembangunan, Septianus Bate'e, memaparkan kondisi keuangan perusahaan yang masih defisit rata-rata Rp289 juta per bulan.

Unit pergudangan menjadi penopang utama dengan kontribusi 73,25 persen dari total pendapatan, namun beban operasional Rp367 juta per bulan dan PBB sekitar Rp1,2 miliar per tahun membuat perusahaan belum sepenuhnya sehat.

"Kolam Renang Deli dan Taman Margasatwa Medan masih merugi, sementara Gelanggang Remaja dan Rusunawa Amplas mencatat surplus tipis," jelas Septianus.

Direksi baru juga memulai pembenahan internal, termasuk digitalisasi sistem keuangan bekerja sama dengan Bank Sumut, audit operasional, penyusunan SOP dan KPI, efisiensi biaya, serta transformasi Medan Zoo melalui rebranding dan konsep pengelolaan baru.

Pemko Medan menargetkan PUD Pembangunan tidak lagi menjadi beban, melainkan kontributor PAD yang sehat dan berorientasi profit tanpa menghilangkan fungsi sosial.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemilik Ponpes di Medan Ditangkap Diduga Cabuli Lima Santriwati
Kapolda Aceh Pastikan Pembangunan Jembatan Bailey Sawang Selesai Tepat Waktu
Warga Raya Mas Antusias, TMMD Ke-127 Kodim 0207/Simalungun Awali Pembangunan Sumur Bor dengan Doa dan Tradisi Adat
Sinergi TMMD ke-127 Tahun 2026 Pemkab Simalungun dan Kodim, Hidupkan Gotong Royong Bangun Kabupaten
Bupati Fery Sahputra Simatupang Tutup Forum Perangkat Daerah, Tekankan Transformasi Ekonomi Berkelanjutan
Tahun 2026, Kantor Dinas Pendidikan Sumut Bakal Miliki Lift Modern, Proyek Dibiayai APBD Rp 4,9 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru