Siapa Tan Kian? Pengusaha Properti yang Diperiksa Polda Metro dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkai
SOSOK
JAKARTA – Survei terbaru Indekstat mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program pemerintahan Prabowo-Gibran yang paling populer dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Sebanyak 95,2 persen responden merasakan manfaat program tersebut, sementara 4,8 persen mengaku tidak mengetahui program ini.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin, menjelaskan survei dilakukan terhadap 1.200 responden berusia minimal 17 tahun di seluruh Indonesia secara tatap muka pada 11–25 Januari 2026, dengan margin error 2,9 persen.Baca Juga:
"Pola awareness menunjukkan program yang bersifat langsung dan berdampak cepat kepada masyarakat memiliki tingkat pengenalan jauh lebih tinggi dibanding program struktural atau jangka panjang," ujar Ali saat merilis hasil survei secara daring, Sabtu (21/2/2026).
Selain MBG, program lain yang juga dikenal publik antara lain:
- BLT Kesra: 82,4 persen responden merasakan dampak positif.
- Cek kesehatan gratis: 69,5 persen responden mengetahui program ini.
- Koperasi Merah Putih: 51 persen responden mengetahui keberadaannya.
Sementara itu, sejumlah program strategis pemerintah kurang populer di masyarakat.
Program peningkatan gaji guru hanya diketahui oleh 41,9 persen responden, swasembada pangan oleh 37,7 persen, sekolah unggul 29 persen, dan program pemagangan nasional hanya 21 persen responden yang merasakan dampaknya.
Menanggapi hasil survei, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi RI (Bakom), Hariqo Satria, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program.
"Ini amanah besar untuk mendorong semangat pemerintah Prabowo-Gibran bekerja lebih baik," katanya.
Juru muda PKS, Rangga Kusumo, menekankan bahwa MBG tidak hanya mendukung pemenuhan nutrisi ibu hamil dan balita, tetapi juga memiliki efek domino positif, seperti menyerap tenaga kerja dan memberdayakan hasil tani serta nelayan.
Rangga juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat agar program berjalan aman, higienis, dan bebas penyalahgunaan, khususnya dalam Koperasi Merah Putih.
"Eksekusi di lapangan harus dikawal, jangan sampai ada kasus keracunan atau penyalahgunaan anggaran," ujar Rangga.
Hasil survei ini menegaskan bahwa program dengan dampak langsung bagi masyarakat menjadi sorotan utama publik, sementara program jangka panjang masih membutuhkan sosialisasi lebih intensif.*
(tt/ad)
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkai
SOSOK
MAKASSAR Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menghadiri puncak peringatan Hari Ula
PEMERINTAHAN
MAKASSAR Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Utara berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menggelar Musyawarah Da
NASIONAL
JAKARTA Bank Mandiri kembali membuka program Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026 sebagai salah satu solusi pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro
EKONOMI
OlehHerman DirgantaraOur Government is the potent, the omnipresent teacher. For good or for ill, it teaches the whole people by its exampl
OPINI
JAKARTA Timnas Inggris akan menghadapi Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stad
OLAHRAGA
JAKARTA Penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai tersangka dinilai menjadi bukti bah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pembangunan hunian tetap (H
NASIONAL
PANGKALPINANG Polemik mengenai pemindahan tin slag atau limbah hasil peleburan timah dari gudang PT Bangka Tin Industri (BTI) di Kawasan
HUKUM DAN KRIMINAL