BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Puluhan Warga Ketol Unjuk Rasa di DPRK Aceh Tengah, Tuntut Penanganan Bencana dan Infrastruktur

T.Jamaluddin - Selasa, 03 Maret 2026 16:08 WIB
Puluhan Warga Ketol Unjuk Rasa di DPRK Aceh Tengah, Tuntut Penanganan Bencana dan Infrastruktur
Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ketol (FORMASKET) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Tengah, Selasa (3/3/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH TENGAH – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ketol (FORMASKET) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Tengah, Selasa (3/3/2026).

Aksi dimulai pukul 10.00 WIB sebagai bentuk protes terhadap pengabaian nasib masyarakat Kecamatan Ketol, khususnya terkait infrastruktur dan penanganan bencana alam.

Dalam orasinya, massa menyuarakan sejumlah tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Baca Juga:

Mereka mendesak pemerintah untuk segera menanggulangi bencana tanah amblas (longsor) di Kampung Pondok Balik, mempercepat pembangunan jalan dan jembatan permanen yang aman, menyelesaikan persoalan lahan untuk relokasi pemukiman baru, serta mempercepat pembangunan hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi.


Sejumlah pimpinan DPRK Aceh Tengah hadir dalam aksi tersebut, antara lain Fitriana Mugie, Hamdan Guru Gama, Kasman, dan Fauzan Jalil.

Hadir pula perwakilan pemerintah daerah, termasuk Kalak BPBD Andalika, Kepala Dinas PUPR Pijas Pisara, serta Kepala Dinas Perkim Iwan Januari.

Kehadiran para pejabat diharapkan dapat menjembatani aspirasi masyarakat dengan pemerintah daerah.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di lokasi menunggu kedatangan Bupati Aceh Tengah untuk memberikan respons langsung terhadap tuntutan mereka.

Aksi ini menjadi sorotan karena menekankan urgensi penanganan bencana dan kebutuhan infrastruktur yang layak di Kecamatan Ketol, sekaligus menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam menyuarakan hak-haknya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Timur Tengah Memanas! Bagaimana Nasib WNI Asal Sumut? Kesbangpol Angkat Bicara
Billboard Wajib Diganti Videotron dan Kabel Semrawut Diturunkan ke Bawah Tanah, Ini Instruksi Bobby Nasution
Harmonisasi Lima Ranperda Gianyar, Kemenkum Bali Pastikan Regulasi Daerah Bebas Tumpang Tindih
ASN di Batu Bara Jadi Tersangka Korupsi KUR dan Kupedes Fiktif, Negara Rugi Rp 435 Juta
Pemprov Sumut Matangkan Pekan Ramadan 2026, Tekankan Sinergi dan Dampak Ekonomi
Airlangga Bidik Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,6 Persen
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru