BREAKING NEWS
Senin, 16 Maret 2026

Kemenhub Sesuaikan Jadwal Transportasi di Bali: Penerbangan dan Penyeberangan Dihentikan Sehari Penuh

Adam - Senin, 16 Maret 2026 11:27 WIB
Kemenhub Sesuaikan Jadwal Transportasi di Bali: Penerbangan dan Penyeberangan Dihentikan Sehari Penuh
Antrean kendaraan mobil di parkiran kargo menuju Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, Minggu (15/3/2026).(Foto: Polda Bali.)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAPemerintah melalui Kementerian Perhubungan mengumumkan penyesuaian operasional transportasi di Bali selama perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Selama 24 jam pada 19 hingga 20 Maret 2026, seluruh penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan layanan penyeberangan di Bali akan dihentikan sementara untuk menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa penyesuaian operasional ini bertujuan untuk mendukung perayaan Nyepi sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan bepergian sebelum dan setelah hari besar tersebut.

Baca Juga:

"Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memperhatikan jadwal operasional yang berlaku, agar perjalanan tetap tertib dan aman," ujar Dudy, Senin, 16 Maret 2026.

Menurut rencana, penghentian operasional transportasi dimulai pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 06.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026, pukul 06.00 WITA.

Selama periode tersebut, seluruh penerbangan domestik dan internasional akan dihentikan di Bandara Ngurah Rai, sementara layanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, juga akan dihentikan mulai Rabu, 18 Maret 2026, pukul 17.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026, pukul 06.00 WITA.

Layanan pelayaran pada lintasan Padang Bai–Lembar juga akan menyesuaikan dengan menghentikan operasionalnya selama Nyepi dan kembali dibuka setelahnya.

Di sektor darat, Terminal Tipe A Mengwi, salah satu terminal utama di Bali, akan membatasi keberangkatan bus antarkota antarprovinsi pada H-1 Nyepi dan menghentikan operasionalnya selama hari raya berlangsung.

Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga keharmonisan dengan masyarakat Bali yang merayakan Nyepi, sekaligus menjaga keselamatan transportasi.

Pemerintah juga berharap masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan perubahan jadwal transportasi dan mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan.

Menhub Dudy Purwagandhi juga mengingatkan operator transportasi untuk memastikan armada dan infrastruktur transportasi dalam kondisi siap dan memenuhi standar keselamatan.

"Kami meminta seluruh operator untuk berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," tandasnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Dorong Sekolah Sinkronkan Aturan Pembatasan Medsos, Begini Penjelasan Fikri
Tiga Bupati di Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Peneliti Soroti Masalah Tata Kelola Pemerintahan
Bahlil Teken Percepatan Proyek Masela USD20 Miliar, Dorong Pembangunan Hub Energi Hijau di Indonesia Timur
RI Incar Minyak Brunei, Upaya Menjamin Ketersediaan Energi di Tengah Fluktuasi Pasar Global
Zakat Fitrah di Aceh Besar Dimulai Lebih Awal, Gampong Lam Lumpu Optimalkan Distribusi Menjelang Idul Fitri
Safari Ramadhan Malam ke-25, Bupati Fery Sahputra Simatupang Tutup Rangkaian Kunjungan di Sungai Kanan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru