Wakil Wali Kota Medan Tinjau Progres Pembangunan Sekolah Rakyat, Fokus pada Infrastruktur Pendukung
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang te
PENDIDIKAN
Hanya terlihat bekas-bekas tenda yang telah dibongkar, serta beberapa bangunan yang tidak lagi digunakan oleh para penyintas banjir, seperti toilet umum dan area laundry yang sudah tidak berfungsi.
Beberapa Huntara yang dibangun oleh pemerintah pun dianggap gagal oleh masyarakat setempat, karena kondisinya yang tidak memadai untuk dihuni.
Di sisi lain, para penyintas banjir tidak tinggal diam. Mereka membangun Huntara Mandiri secara gotong royong di sekitar lokasi pengungsian lama.
Di Gang Bersama, ada tujuh rumah Huntara yang dibangun dengan bahan kayu gelondongan bekas banjir dan atap seng serta plastik.
Piltak Sigultom, salah satu penyintas banjir yang tinggal di Huntara Mandiri, mengungkapkan bahwa mereka terpaksa membangun rumah sendiri karena tidak ada kejelasan mengenai pembangunan Huntara dari pemerintah.
"Ya kami buat palang ini karena dibangun secara mandiri. Kami pindahan dari pengungsian Kemensos Tanah Merah. Dulu kami disuruh buat surat pernyataan untuk keluar dari tenda. Namun sampai sekarang huntara tidak ada, jadi kami membangun sendiri," ungkap Piltak dengan penuh haru.
Menurutnya, bantuan yang diterima sebesar Rp 600 ribu tidak mencukupi untuk menyewa rumah, dan mereka harus membangun Huntara Mandiri untuk bertahan hidup.
"Kami tidak sanggup ngontrak, huntara dan huntap tidak ada, jadi kami bangun rumah sendiri. Kami berharap pemerintah segera membantu pemasangan listrik di sini," tambahnya.
Proses pembangunan Huntara mandiri ini dilakukan dengan gotong royong oleh para penyintas banjir yang bekerja sama membantu satu sama lain.
Meskipun banyak kendala, seperti kekurangan bahan material dan sulitnya akses, mereka tetap semangat membangun tempat tinggal yang layak untuk berteduh.
"Proses pembangunan huntara mandiri ini tidak terbilang cepat, kami melakukan ini pelan-pelan, dengan bahan yang kami temukan di sekitar sini," kata Piltak.
Para penyintas berharap agar pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk membantu mereka, terutama dalam pemasangan listrik yang menjadi kendala utama di Huntara mandiri ini.*
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang te
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Rapat paripurna pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Padangsidimpuan Tahun 2025, yang digelar pada Sen
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Aksi pembobolan dan perusakan Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang terja
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Viral di media sosial Facebook terkait penertiban pedagang sepeda bekas di kawasan simpang Jalan Gaharu, Kepala Satuan Poli
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 38 pejabat di lingkungan
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Dusun Bintais,
PEMERINTAHAN
MEDAN Notaris Zunuza, SH MKn, yang turut serta dalam pembuatan akta inbreng (penyertaan modal) antara PTPN II (sekarang PTPN I Regional I)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi ujian sesungguhnya di partai final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria pada Senin (30/3/2026). Pe
OLAHRAGA
JAKARTA PWI Jaya menggelar acara halalbihalal yang penuh kehangatan di Markas PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat, pada S
NASIONAL