Pikap Diduga Angkut BBM Ilegal Terbakar di Tol Medan–Tebing Tinggi, Dua Orang Alami Luka Bakar Parah
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol MedanKualanamuTebing Tinggi (JMKT) KM 40500 A, dari arah Medan menuju
PERISTIWA
JAKARTA – Pemerintah menargetkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dapat rampung pada tahun 2026 ini.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan penyusunan regulasi tersebut menjadi prioritas pemerintah untuk memperkuat perlindungan hak kekayaan intelektual di era digital.
"Kami target harus tahun ini selesai Undang-Undang Hak Cipta," ujar Supratman di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4/2026).Baca Juga:
Supratman menilai sejumlah aturan dalam UU Hak Cipta perlu segera ditata ulang, terutama terkait keberadaan lembaga manajemen kolektif atau collective management organization (CMO) yang dinilai perlu pengaturan lebih jelas.
"Persoalan hak cipta harus ditata kembali. Terlalu banyak organisasi CMO, lembaga manajemen kolektif, itu semua harus diatur dan ditata kembali," katanya.
Ia menyebut pemerintah saat ini masih menunggu surat presiden terkait penugasan wakil pemerintah dalam pembahasan RUU tersebut bersama DPR RI. Namun, materi pembahasan disebut telah dipersiapkan.
Dalam diskusi di Dewan Pers, Supratman juga menegaskan pentingnya perlindungan karya jurnalistik di tengah perkembangan teknologi digital. Ia memastikan karya jurnalistik akan masuk dalam ruang perlindungan RUU Hak Cipta.
Pemerintah, kata dia, telah menjaring masukan dari berbagai kalangan pers dan akan melanjutkan diskusi lanjutan dengan asosiasi media untuk merumuskan norma perlindungan yang lebih komprehensif.
Di sisi lain, ia menyambut baik pembahasan di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI yang telah memasukkan karya jurnalistik sebagai objek perlindungan hak cipta dalam draf RUU.
"Kalau itu sudah masuk di dalam draf, tentu pemerintah akan mendukung," ujarnya.
Supratman menegaskan perlindungan hak cipta tidak hanya menyasar karya jurnalistik, tetapi juga sektor lain seperti musik dan industri kreatif lainnya. Ia menekankan pentingnya menjaga agar industri pers tetap hidup dan memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan.
"Kalau industri ini mati, maka itu menjadi problem bagi kita. Karya jurnalistik harus dikomersialkan dan punya nilai ekonomi," katanya.
Sebelumnya, Rapat Paripurna DPR RI telah menyetujui RUU Hak Cipta menjadi usul inisiatif DPR pada Maret 2026.*
(an/dh)
SERDANG BEDAGAI Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol MedanKualanamuTebing Tinggi (JMKT) KM 40500 A, dari arah Medan menuju
PERISTIWA
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kecelakaan lalu lintas di kawasan Medan Johor, Kota Medan, viral di media sosial. Dalam peristiwa
PERISTIWA
SERDANG BEDAGAI Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengungkap penyebab bentrokan antara karyawan PT Bridgestone dengan sekelompok warga di
PERISTIWA
LABUHANBATU Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pria diduga oknum TNI dipergoki warga karena diduga terlibat pencurian hewan terna
PERISTIWA
MEDAN Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
NASIONAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan bahwa integritas merupakan m
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap mendorong seluruh rumah sakit di Sumate
KESEHATAN
DELI SERDANG Rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperbaiki Jalan Perintis Kemerdekaan di Kecamatan Galang mendapat sambutan pos
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima hasil seleksi 15 besar calon Komisioner Komisi Informasi (KI) Provin
PEMERINTAHAN
MEDAN Kepolisian mengamankan seorang bocah berinisial M (13) terkait kebakaran rumah adat Batak yang berada di kawasan Monumen Tugu Nasi
HUKUM DAN KRIMINAL