BREAKING NEWS
Minggu, 14 Juni 2026

Mualem dan Gubernur Jateng Sepakat Bangun Sinergi Ekonomi, Target Transaksi Rp1,06 Triliun

T.Jamaluddin - Kamis, 23 April 2026 19:23 WIB
Mualem dan Gubernur Jateng Sepakat Bangun Sinergi Ekonomi, Target Transaksi Rp1,06 Triliun
Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH - Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di sejumlah sektor strategis, mulai dari industri dan perdagangan, penanaman modal dan PTSP, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga ketahanan pangan.

Dalam kerja sama tersebut, kedua provinsi juga menetapkan sejumlah sektor prioritas yang akan segera ditindaklanjuti dengan target nilai transaksi mencapai Rp1,065 triliun sebagai bentuk penguatan hubungan ekonomi antardaerah.

Baca Juga:

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan bahwa kolaborasi antardaerah menjadi langkah penting dalam mendorong pembangunan yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Ia menegaskan Aceh memiliki berbagai potensi unggulan, mulai dari sektor pertanian, kelautan, perdagangan, hingga pariwisata berbasis budaya dan religi yang dapat dikembangkan melalui sinergi dengan daerah lain.

"Kerja sama ini kami harapkan tidak hanya mempererat hubungan antara Aceh dan Jawa Tengah, tetapi juga mampu melahirkan langkah konkret yang memberi manfaat besar bagi kedua daerah serta pembangunan nasional secara keseluruhan," ujar Mualem.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pola pemerintahan kolaboratif dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini.

Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi yang dapat saling melengkapi untuk memperkuat kemandirian fiskal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Melalui collaborative government seperti ini, potensi kemandirian fiskal dapat menjadi senjata utama dalam mengembangkan daerah secara bersama-sama," katanya.

Ia juga berharap kerja sama antara Aceh dan Jawa Tengah dapat terus diperluas ke berbagai sektor strategis lainnya sebagai fondasi penguatan pembangunan di masa mendatang.*

(dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Musrenbang Aceh 2027: Gubernur Mualem Soroti Lambatnya Pemulihan Pascabencana, Sebut Aceh Butuh Anggaran Rp40 Triliun
Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan PLTS, Fokus Kurangi Ketergantungan Pembangkit Diesel Nasional
Polda Aceh Rampungkan Dua Berkas Korupsi Beasiswa, Tersangka Dilimpahkan ke Jaksa
Harga Daging Ayam dan Sapi di Sumut Turun di Awal Pekan, Ini Daftar Lengkap Per Wilayah dan Penyebabnya
Bahlil Umumkan Gas Raksasa di Kaltim, Produksi 2028 dan Perkuat Ketahanan Energi RI
Harga LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Naik, Bahlil: Hanya Sementara Ikuti Harga Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru