BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Exit Meeting Bimtek Anti Korupsi, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan

Muhammad Taufik - Kamis, 07 Mei 2026 07:26 WIB
Exit Meeting Bimtek Anti Korupsi, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan
Pemkab Asahan menggelar kegiatan Exit Meeting Pelaksanaan Bimtek Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi yang berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu (06/05/2026). (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHANPemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan Exit Meeting Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi yang berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan, Rabu (06/05/2026) pukul 16.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan KPK, serta sejumlah undangan lainnya.

Baca Juga:

Program Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen perangkat daerah dalam upaya pencegahan korupsi, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang akuntabel, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Perwakilan KPK, Rino Haruno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama beberapa hari pelaksanaan Bimtek, pihaknya telah melakukan pembinaan kepada seluruh elemen pemerintah daerah.

Selain itu, tim juga melakukan kunjungan langsung ke sejumlah unit pelayanan publik di Kabupaten Asahan, di antaranya RSUD Kabupaten Asahan, Mall Pelayanan Publik, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Menurutnya, hasil kunjungan menunjukkan adanya sejumlah perbaikan pelayanan, khususnya di RSUD Kabupaten Asahan.

Ia menegaskan bahwa program anti korupsi tidak boleh berhenti pada tataran administrasi semata, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Kami mendorong setiap OPD memiliki target yang jelas dalam implementasi program antikorupsi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Rino Haruno juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan atas evaluasi pendidikan antikorupsi yang telah dilakukan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya tindak lanjut terhadap hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) sektor pendidikan serta mendorong penetapan calon agen perubahan atau Paksi sebagai penyuluh antikorupsi.

Sementara itu, Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPK atas bimbingan dan pendampingan yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Asahan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dukung Karya Bakti Skala Besar TNI AD, Bobby Nasution Dorong Percepatan Infrastruktur demi Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Nias
Harga Bawang Merah di Sumut Merangkak Naik, Asahan Tembus Rp 46 Ribu per Kg
Sidang Korupsi Satelit Kemenhan, Saksi Akui Tak Tahu Fungsi Peralatan Navayo Saat Pemeriksaan Barang
PH Pertanyakan Pemeriksaan Eks Kadinsos Samosir di Rutan Medan, Singgung Arah Pengembangan ke Bank Mandiri
KPK Ungkap LHKPN Presiden Prabowo Sudah Dilaporkan, Masih Dalam Proses Verifikasi Sebelum Dipublikasikan
Dante Sinaga Bantah Dakwaan Jaksa di Kasus Inalum, Soroti Masa Jabatan dan Bukti MoU
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru