BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

KPK Ungkap LHKPN Presiden Prabowo Sudah Dilaporkan, Masih Dalam Proses Verifikasi Sebelum Dipublikasikan

Dharma - Rabu, 06 Mei 2026 19:19 WIB
KPK Ungkap LHKPN Presiden Prabowo Sudah Dilaporkan, Masih Dalam Proses Verifikasi Sebelum Dipublikasikan
Gedung KPK. (Foto: RRI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan bahwa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Presiden RI Prabowo Subianto untuk periode 2025 sudah dilaporkan, namun belum dipublikasikan karena masih dalam proses verifikasi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, seluruh laporan yang masuk tetap diproses sesuai ketentuan dan belum dapat ditampilkan sebelum tahapan verifikasi selesai.

"Sudah lapor (LHKPN Presiden). Artinya jika belum dipublikasikan, ini karena masih dalam rentang verifikasi," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:

Budi menjelaskan, batas waktu pelaporan LHKPN ditetapkan hingga 31 Maret 2026. Setelah itu, KPK memiliki waktu 60 hari kerja untuk melakukan proses verifikasi sebelum data dapat dipublikasikan ke publik.

"Kalau pelaporan di 31 Maret, saat ini masih dalam rentang 60 hari kerja untuk verifikasi sebelum dipublikasikan," ujarnya.

KPK juga menanggapi laporan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyebutkan adanya 38 anggota Kabinet Merah Putih yang belum tercantum dalam sistem e-LHKPN.

Menurut Budi, pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap data tersebut sebagai bagian dari upaya transparansi dan pencegahan korupsi.

"Nanti kami cek ya datanya, karena ini bagian dari kerangka pencegahan bagi pihak yang belum melaporkan," kata dia.

Sebelumnya, ICW mempertanyakan belum tampilnya data LHKPN Presiden Prabowo dan sejumlah anggota kabinet di laman resmi KPK meski diklaim telah dilaporkan tepat waktu.

KPK menegaskan bahwa seluruh proses administrasi LHKPN tetap berjalan sesuai prosedur, dan publik diminta menunggu hasil verifikasi sebelum data dipublikasikan secara resmi.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mensos Saifullah Yusuf Akan Temui Pimpinan KPK, Bahas Pengadaan Barang Program Sekolah Rakyat
Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Belum Naik ke Penyidikan, Ini Penjelasan KPK
Eks Menhub Era Jokowi Disorot KPK, Dugaan Dana Proyek DJKA untuk Pilpres dan Pilgub Sumut Mencuat
Plt Bupati Cilacap Bantah Tahu Dugaan Pemerasan di KPK: Sumpah Demi Allah
KPK Gelar Bimtek Anti Korupsi di Asahan, Dorong Penguatan Integritas dan Transparansi Pemerintahan Daerah
KSP Dudung Ungkap Potensi Celah Korupsi di Program MBG, Ada Dugaan “Jual Beli Titik” SPPG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru