BREAKING NEWS
Sabtu, 22 Agustus 2026

KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi

Muhammad Taufik - Jumat, 08 Mei 2026 08:49 WIB
KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas di Kabupaten Asahan, Kamis, 7 Mei 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun budaya integritas sebagai upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.

Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas di Kabupaten Asahan, Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan yang digelar di Aula Melati Kantor Bupati Asahan tersebut mengusung tema "Penguatan Peran Keluarga dalam Mewujudkan Role Model Integritas di Kabupaten Asahan".

Baca Juga:

Agenda ini merupakan bagian dari Program Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi yang tengah dikembangkan KPK di berbagai daerah.

Acara tersebut dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Wakil Bupati Rianto, jajaran TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, Sekretaris Daerah, para kepala OPD beserta istri, hingga tim pendamping dari KPK RI.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk karakter aparatur sipil negara.

Menurut dia, dukungan moral dan lingkungan keluarga yang sehat menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya perilaku koruptif.

"Dukungan keluarga menjadi kekuatan bagi aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati.

Sementara itu, narasumber dari KPK RI, Rommy Iman Sulaiman, menekankan bahwa nilai-nilai integritas seperti kejujuran, tanggung jawab, kesederhanaan, dan pengendalian diri harus ditanamkan sejak dari lingkungan keluarga.

Ia menilai upaya pencegahan korupsi akan lebih efektif apabila tidak hanya difokuskan pada aspek kelembagaan, tetapi juga pada pembentukan karakter di rumah tangga.

"Budaya integritas harus dimulai dari rumah dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," kata Rommy.

KPK berharap melalui program ini akan lahir keluarga-keluarga aparatur yang mampu menjadi teladan integritas di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat upaya menjadikan Kabupaten Asahan sebagai Kabupaten Percontohan Anti Korupsi Tahun 2026.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelantikan PWPM: Rico Waas Minta Jurnalis Medan Tak Hanya Menulis Normatif, tetapi Juga Mengkritik Kebijakan
Kabar Baik untuk Warga Medan! Urus E-KTP Kini Lebih Dekat dan Cepat, Disdukcapil Aktifkan Layanan di Tujuh Kecamatan
Kominfo Medan Dorong Penguatan Regulasi PWPM, Edison Ginting Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Koordinator Periode 2026–2029
Medan dan Jepang Bahas Penguatan Kerja Sama Sister City dengan Ichikawa, Ada Program Tukar Pelajar!
GERBRAK Geruduk DPRD Sumut! Angkat Isu Dugaan Korupsi hingga Keabsahan Ijazah Kepala Daerah
Kejati Sumsel Ungkap Pemulihan Aset Besar Kasus Kredit Bank, Tiga Tersangka Baru Ikut Ditetapkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru