BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Ribuan Pompa Air untuk Jaga Produksi Pangan

Abyadi Siregar - Rabu, 20 Mei 2026 17:30 WIB
Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Siagakan Ribuan Pompa Air untuk Jaga Produksi Pangan
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Parangin-angin, pada temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026). (Foto: Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman El Nino yang diperkirakan berdampak terhadap sektor pertanian dan produksi pangan di wilayah Sumut.

Upaya tersebut dilakukan guna memastikan ketahanan pangan tetap terjaga meski potensi kekeringan akibat fenomena cuaca ekstrem mulai diwaspadai.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Parangin-angin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga produktivitas pertanian di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Baca Juga:

"Kita sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan," ujar Yusfahri pada temu pers di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Salah satu langkah utama yang dilakukan yakni menyiapkan Brigade Proteksi Tanaman yang bertugas mengantisipasi kerusakan tanaman akibat kekeringan maupun bencana alam lainnya.

Menurut Yusfahri, saat ini terdapat enam brigade yang disiagakan dan mencakup seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumut.

"Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak," katanya.

Selain membentuk brigade khusus, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air sepanjang 2024 hingga 2025 ke berbagai daerah pertanian di Sumut.

Pompa tersebut dipersiapkan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino yang diprediksi memengaruhi sejumlah wilayah di Indonesia.

Yusfahri menyebut, Kementerian Pertanian juga telah memberikan sistem peringatan dini atau early warning system terkait ancaman kekeringan sehingga seluruh daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan.

"Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan," ucapnya.

Ia berharap seluruh langkah mitigasi yang dilakukan dapat menjaga stabilitas produksi pangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski El Nino terjadi.

"Mudah-mudahan produksi tetap terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat tidak terganggu," pungkasnya.*

(dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mentan Amran: Pelemahan Rupiah Beri Dampak ke Desa, Efek Positif Lebih Besar
Sawah Rusak Akibat Bencana Mulai Pulih, 2.000 Hektare Lebih Kembali Digarap
Tak Hanya Jaga Keamanan, Polri Kini Aktif di Sektor Pertanian: Ini Kata Lemkapi
Kapolri Suarakan Kebutuhan Petani ke Prabowo: Minta Perluasan KUR hingga Tambahan Bantuan Alsintan, Bibit, dan Pupuk
Prabowo Tegaskan Siap Tanggung Jawab Penuh Jika Rakyat Indonesia Alami Kelaparan
Panglima TNI Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Kemandirian Pangan Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru