BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Rico Waas Gaspol Digitalisasi Arsip, SRIKANDI Resmi Diluncurkan untuk Percepat Layanan Publik

Abyadi Siregar - Rabu, 03 Juni 2026 15:23 WIB
Rico Waas Gaspol Digitalisasi Arsip, SRIKANDI Resmi Diluncurkan untuk Percepat Layanan Publik
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi meluncurkan penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Rabu (3/6/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi meluncurkan penerapan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di lingkungan Pemerintah Kota Medan, Rabu (3/6/2026). Peluncuran yang dirangkaikan dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) ini menjadi langkah strategis Pemko Medan dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, khususnya pada sektor kearsipan dan administrasi pemerintahan.

Peluncuran aplikasi SRIKANDI dilakukan secara simbolis dengan menempelkan telapak tangan pada layar monitor digital. Kegiatan tersebut turut disaksikan perwakilan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Muhammad Sholihin, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa arsip dan dokumen pemerintahan merupakan aset penting yang harus dijaga karena memiliki nilai strategis sebagai referensi, alat bukti hukum, hingga sumber informasi pembangunan di masa depan.

Baca Juga:

"Sering kali kita menganggap sebuah surat atau dokumen tidak penting. Padahal, di masa mendatang dokumen tersebut bisa menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan dan dicari-cari, baik untuk kepentingan hukum, ahli waris, maupun negara," ujar Rico Waas.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan arsip selama ini adalah proses pencarian dokumen yang masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan pelayanan publik yang menuntut kecepatan dan efisiensi.

Rico mencontohkan sulitnya mencari arsip lama yang berusia puluhan tahun apabila belum terdigitalisasi dengan baik. Selain membutuhkan waktu lama, arsip fisik juga berisiko rusak, hilang, maupun tidak dapat terbaca lagi.

Karena itu, penerapan aplikasi SRIKANDI dinilai menjadi solusi untuk menciptakan sistem penyimpanan arsip yang lebih aman, terintegrasi, dan mudah diakses kapan pun dibutuhkan.

"Di era digital saat ini, seluruh arsip dan dokumen harus terdigitalisasi agar bisa dipertanggungjawabkan dan mudah dicari di masa mendatang. Dengan sistem pencarian yang terintegrasi, data dapat ditemukan lebih cepat sebagai alat bukti maupun referensi dalam pengambilan kebijakan," katanya.

Selain mendukung pengelolaan arsip, Rico juga mengapresiasi fitur surat-menyurat digital dan disposisi elektronik yang tersedia dalam aplikasi SRIKANDI. Menurutnya, fitur tersebut dapat mempercepat proses administrasi pemerintahan sekaligus meningkatkan efektivitas kerja perangkat daerah.

Namun demikian, ia berharap sistem yang digunakan secara nasional tersebut tetap didukung dengan infrastruktur jaringan yang memadai agar penggunaannya berjalan optimal dan tidak menghambat proses pelayanan.

"Kami berharap sistemnya jangan sampai sering mengalami gangguan. Jangan sampai ketika hendak menandatangani dokumen secara digital justru terkendala jaringan dan akhirnya kembali ke sistem manual," ujarnya.

Rico Waas juga mengingatkan seluruh peserta bimtek agar memanfaatkan pelatihan secara maksimal sehingga implementasi aplikasi SRIKANDI dapat berjalan efektif di seluruh perangkat daerah.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Aceh Gelar Bimtek SPM Pascabencana di Lhokseumawe, Perkuat Layanan Dasar
Komisi II DPR RI dan Ombudsman RI Dorong Pelayanan Publik Berkualitas di Asahan
KPK Dorong Keluarga Aparatur di Asahan Jadi Benteng Integritas Antikorupsi
Exit Meeting Bimtek Anti Korupsi, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan
Polda Aceh Gelar Bimtek Penyusunan LK UAKPA dan LPJ, Dorong Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan 23 Satker
MTs Baitul Arqam Aceh Besar Gelar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta untuk Guru Madrasah, Fokus Pembelajaran Humanis dan Deep Learning
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru