BREAKING NEWS
Rabu, 29 Juli 2026

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2,2 Miliar untuk Bangun Tiga Rumah Produksi Kopi

Dharma - Rabu, 29 Juli 2026 10:23 WIB
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp2,2 Miliar untuk Bangun Tiga Rumah Produksi Kopi
Kantor Gubernur Sumut. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mulai mendorong pengembangan industri kopi daerah dengan membangun tiga rumah produksi kopi pada tahun 2026.

Pembangunan fasilitas tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,2 miliar yang dialokasikan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut.

Berdasarkan informasi dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumut, proyek pembangunan rumah produksi kopi tersebut dibagi menjadi tiga paket pekerjaan dengan sistem tender.

Baca Juga:

Dua rumah produksi kopi akan dibangun di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), sementara satu unit lainnya berada di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Dalam dokumen LPSE Sumut disebutkan salah satu paket pekerjaan bertajuk "Pembangunan Rumah Produksi Kopi Kab. Tapanuli Utara (Bidang Perkebunan)".

Setiap paket pembangunan memiliki nilai pagu anggaran sebesar Rp751,7 juta dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai sekitar Rp751,6 juta.

Jika dihitung dari tiga paket pekerjaan, total anggaran yang disiapkan Pemprov Sumut untuk pembangunan rumah produksi kopi tersebut mencapai kurang lebih Rp2,2 miliar.

Dalam dokumen pengadaan tersebut dijelaskan bahwa fasilitas rumah produksi kopi nantinya tidak dikelola langsung oleh pemerintah, melainkan akan diserahkan kepada kelompok tani sebagai penerima manfaat.

Untuk wilayah Humbang Hasundutan, rumah produksi kopi akan diberikan kepada Kelompok Tani Mekar Jaya yang berada di Desa Hutasoit II.

Sementara di Kabupaten Tapanuli Utara, penerima manfaat terdiri dari Kelompok Tani Agro Tani di Desa Dolok Saribu serta Kelompok Tani Sahata Jaya Mandiri di Desa Sigotom Julu.

Pembangunan rumah produksi kopi ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan kualitas pengolahan hasil perkebunan, mulai dari proses produksi hingga pengembangan nilai tambah produk kopi lokal.

Dengan adanya fasilitas tersebut, pemerintah berharap kopi asal Sumatera Utara semakin memiliki daya saing, baik di pasar nasional maupun internasional.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Menguat ke 6.143,54, Ini Daftar Saham Pilihan Analis Hari Ini
PHI Perkuat Program Kesehatan Ibu dan Anak di Kalimantan, Dorong Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Usai Viral di Medsos, ASN Pemko Medan Dipanggil Inspektorat dan Terancam Hukuman Disiplin Ringan
Pemkot dan Kejaksaan Monitoring Dapur MBG di Binjai,  Ini Hasil Temuannya
Viktor Laiskodat Ajak Masyarakat NTT Perangi Judi Online Lewat Literasi Digital dan Penguatan UU ITE
Bupati Batu Bara Pimpin Tepung Tawar Pemulangan Jemaah Haji 1448 H, Tekankan Peningkatan Pelayanan Haji
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru