BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Wali Kota Tanjungbalai Usulkan Alur Pelayaran Pelabuhan Diperlebar di Atas 80 Meter, Ini Alasannya

Muhammad Taufik - Kamis, 20 Agustus 2026 18:34 WIB
Wali Kota Tanjungbalai Usulkan Alur Pelayaran Pelabuhan Diperlebar di Atas 80 Meter, Ini Alasannya
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dalam rapat koordinasi sinkronisasi teknis rencana penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Tanjungbalai Asahan, di Kemenhub melalui Ditjen Hubla, Bogor pada 19–21 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR — Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri rapat koordinasi sinkronisasi teknis rencana penetapan Alur Pelayaran Masuk Pelabuhan Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara.

Kegiatan yang digelar Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tersebut berlangsung di Bogor pada 19–21 Agustus 2026.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, Pemerintah Kota Tanjungbalai, Pemerintah Kabupaten Asahan, serta pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga:

Pembahasan difokuskan pada penyelarasan data, hasil kajian dan aspek teknis sebagai dasar penyusunan dokumen penetapan alur pelayaran.

Direktur Kenavigasian Hernadi Tri Cahyanto mengatakan alur pelayaran menjadi salah satu instrumen penting dalam menjamin keselamatan navigasi.

Jalur tersebut menjadi lintasan utama kapal sehingga membutuhkan perencanaan dan data teknis yang akurat.

"Pelabuhan Tanjungbalai Asahan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Sumatera Utara. Seiring meningkatnya aktivitas pelayaran, diperlukan alur pelayaran yang mampu memberikan kepastian navigasi sekaligus menjamin keselamatan pelayaran secara berkelanjutan," ujar Hernadi.

Menurut Hernadi, penetapan alur pelayaran juga memberikan kepastian kepada pengguna jasa transportasi laut mengenai jalur yang aman untuk dilalui.

Penetapan tersebut sekaligus menjadi dasar dalam penataan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran serta pengelolaan lalu lintas kapal.

"Penetapan alur pelayaran memberikan kepastian bagi pengguna jasa transportasi laut mengenai jalur yang aman untuk dilayari, sekaligus menjadi dasar dalam penataan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran serta pengelolaan lalu lintas kapal secara lebih efektif," tambahnya.

Dalam proses penyusunan dokumen penetapan alur pelayaran, Direktorat Kenavigasian bersama Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Belawan telah melakukan sejumlah tahapan teknis.

Tahapan tersebut antara lain survei hidro-oseanografi untuk mengetahui kedalaman perairan, kondisi dasar laut, arus, pasang surut dan karakteristik perairan lainnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Mahyaruddin Salim Beri Dukungan Langsung untuk Kontingen Tanjungbalai di Jamnas XII Cibubur
Kabar OTT di Bogor Mencuat, KPK: Tidak Benar!
BEM USU Gelar Aksi di Lapangan Merdeka, Kritik MBG hingga Kebijakan Pemerintah: Apakah Kita Sudah Benar-Benar Merdeka?
Pemprov Sumut Masih Cari Pejabat untuk 5 Jabatan Kosong, Bukan Lewat Lelang
Dies Natalis ke-74, USU Diminta Perkuat Riset dan Kolaborasi untuk Pembangunan Sumut
Wamenko Pangan Ungkap Masalah Kopdes Merah Putih
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru