Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Keempat, penguatan tata kelola maritim terpadu melalui koordinasi lintas sektor untuk menyelaraskan standar internasional seperti UNCLOS, SOLAS, dan MARPOL dengan kebijakan nasional dan regional.
Kelima, transformasi dari kebijakan menjadi praktik.
Regulasi dan kerangka hukum kemaritiman didorong tidak berhenti pada aturan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang berdampak pada masyarakat.
Keenam, pengakuan dan pengintegrasian pengetahuan ekologis lokal, termasuk pengetahuan masyarakat mengenai navigasi, musim, serta pemanfaatan sumber daya laut.
Ketujuh, pengembangan kepemimpinan bahari dan sumber daya manusia kelautan, termasuk peningkatan kemampuan menghadapi kondisi darurat.
Kedelapan, pemanfaatan teknologi digital untuk pelestarian budaya dan mitigasi bencana.
Salah satu gagasan yang diangkat adalah dokumentasi senandung, cerita rakyat, serta kearifan lokal melalui media digital.
Kesembilan, penciptaan nilai tambah hasil laut melalui hilirisasi, termasuk pengolahan hasil perikanan dan pengembangan industri seperti marine pharmaceuticals.
Kesepuluh, revisi dan dekolonialisasi sejarah maritim Melayu dengan memperluas kajian sejarah maritim global dan mengangkat kontribusi tokoh pelaut serta diplomat Melayu dari perspektif lokal.

(Ketua Panitia Pelaksana ICSM Assoc Prof. Dr. Yanhar Jamaluddin M.AP menyampaikan laporan pada pembukaan ICSM 2026. (Foto: ist/BITV))
Lima Rekomendasi untuk Pemerintah Pusat
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.