Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Selain resolusi, ICSM 2026 menghasilkan lima rekomendasi kebijakan yang ditujukan kepada pemerintah pusat.
Pertama, pemerintah didorong memberikan perlindungan hukum terhadap ruang tangkap nelayan tradisional serta kepastian zonasi wilayah tangkap.
Kedua, konferensi merekomendasikan pembentukan fakultas hukum laut di perguruan tinggi Indonesia untuk mencetak tenaga ahli di bidang regulasi maritim dan hukum laut.
Ketiga, kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Singapura sebagai negara pantai Selat Malaka didorong untuk diperkuat, terutama dalam pengamanan navigasi, keamanan siber maritim, pemberantasan perdagangan narkotika dan barang ilegal, serta penanganan pencemaran laut.
Keempat, pemerintah didorong mengembangkan industri hilirisasi maritim berbasis nelayan, termasuk pengolahan hasil perikanan dan marine pharmaceuticals.
Kelima, standar pelayaran internasional seperti SOLAS dan MARPOL diharapkan dapat diterapkan secara lebih efektif melalui koordinasi antarkementerian dan lembaga.
Lima Rekomendasi untuk Pemerintah Daerah
ICSM juga menghasilkan lima rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah yang berada di kawasan Selat Malaka.
Rekomendasi tersebut meliputi penyusunan kurikulum muatan lokal mengenai kemaritiman dan kebudayaan Melayu di sekolah-sekolah pesisir.
Selain itu, pemerintah daerah didorong menyediakan program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, keterampilan, dan layanan dasar bagi masyarakat pesisir yang mengalami perubahan ruang hidup.
Pemerintah daerah juga direkomendasikan mempercepat penyediaan infrastruktur energi terbarukan di wilayah kepulauan dan pulau-pulau terdepan.
Di sektor pariwisata, konferensi mendorong pengembangan pariwisata bahari berbasis masyarakat agar warga pesisir dapat terlibat langsung dan memperoleh manfaat ekonomi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.