Sikap Ksatria Kabais TNI: Komitmen Personal dan Institusional TNI untuk Indonesia Damai
Oleh Marsda TNI Budhi AchmadiDALAM setiap dinamika kehidupan berbangsa, selalu ada momen yang menguji tidak hanya individu, tetapi juga ked
OPINI
JAKARTA -Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menyatakan telah menjalin komunikasi dengan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Arief S. Kartasasmita dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin terkait kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh dokter residen Priguna Anugerah Pratama di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung.
Dalam keterangannya kepada awak media di Kantor Kemendikti Saintek, Selasa (15/4), Brian menegaskan dukungannya terhadap rencana Kemenkes untuk melakukan perbaikan tata kelola dan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna memisahkan antara ranah pendidikan dan pelayanan kesehatan.
"Ya tentu dengan Kementerian Kesehatan ya, kami kan sesama mitra, tentu kami bekerja sama. Saya sudah berkomunikasi juga dengan Pak Rektor Unpad dan Pak Menkes," ujar Brian.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap melakukan evaluasi menyeluruh apabila ditemukan adanya kelemahan dalam sistem pengawasan pendidikan dokter spesialis di rumah sakit.
"Tentu jika ada hal-hal yang tidak baik kita akan lihat seperti apa supaya bisa kita perbaiki," kata Brian.
Senada, Menkes Budi Gunadi sebelumnya menyebut bahwa kasus ini menguak adanya kekosongan pengawasan antara dua instansi, rumah sakit sebagai penyelenggara pelayanan dan universitas sebagai penyelenggara pendidikan.
"Kita harus perbaiki ini karena masing-masing prosedurnya, SOP-nya jadi jalan sendiri-sendiri," ujar Budi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (14/4).
Perbaikan regulasi ini diharapkan dapat memperjelas peran dan tanggung jawab setiap pihak, serta mencegah terulangnya pelanggaran serupa di masa mendatang.
Kasus ini mencuat usai unggahan viral di media sosial X (sebelumnya Twitter) oleh akun @txtdarijasputih, yang menyebarkan tangkapan layar pesan WhatsApp berisi dugaan tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh dua dokter residen anestesi Unpad terhadap penunggu pasien.
Salah satu pelaku, Priguna Anugerah Pratama, disebut-sebut menggunakan modus pemeriksaan darah dengan bius, dan aksi tersebut terekam CCTV lengkap di lantai 7 gedung RSHS pada pertengahan Maret 2025.
Pihak keluarga pelaku telah menyampaikan permintaan maaf, namun masyarakat tetap menuntut pelaku dihukum tegas sesuai hukum yang berlaku.*
(km/a008)
Oleh Marsda TNI Budhi AchmadiDALAM setiap dinamika kehidupan berbangsa, selalu ada momen yang menguji tidak hanya individu, tetapi juga ked
OPINI
TEHERAN Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan negaranegara Muslim untuk tetap bersatu dan mencegah pihak luar memanfaatkan situasi
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran publik terkait potensi krisis ekonomi di Indonesia dalam waktu dekat.
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Iran resmi memberikan akses khusus bagi kapalkapal tanker dari sejumlah negara sahabat untuk melintasi Selat Hormuz,
EKONOMI
TANGERANG Infrastruktur jalan di Perumahan Serpong Garden, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, tengah menjadi sorotan publik. Jalanj
PERISTIWA
JAKARTA Menjelang peluncurannya pada akhir Maret 2026, Vivo X300 Ultra mulai menarik perhatian publik berkat spesifikasi kelas atas yang
SAINS DAN TEKNOLOGI
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan melalui Satuan Intelkam melakukan pemantauan langsung terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan blusukan di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3), dan menyerap
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengalami kurang bayar sebesar Rp50 juta saat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT
EKONOMI
JAKARTA Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, mengungkapkan dirinya sem
HUKUM DAN KRIMINAL