
Semarak HUT ke-80 RI, Pak Yudi Gelar Lomba Karaoke di Renon, Denpasar
Denpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sebanyak 7.800 Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh Indonesia telah mengadopsi sistem rapor elektronik (e-Rapor) sebagai bagian dari digitalisasi penilaian akademik siswa.
Informasi tersebut disampaikan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Paud Dikdasmen), Gogot Suharwoto, dalam keterangannya yang dikutip dari situs resmi Puslapdik, Kamis (3/7/2025).
"Hingga bulan Maret 2025, lebih dari 7.800 SMA telah menggunakan e-Rapor," ujar Gogot.
Baca Juga:
Ia menjelaskan, e-Rapor bukan hanya alat digitalisasi pelaporan hasil belajar, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem penilaian yang terintegrasi langsung dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Dengan sistem ini, data capaian belajar peserta didik dapat tersinkronisasi secara otomatis, mendukung kebijakan pendidikan nasional seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Baca Juga:
"Proses penilaian menjadi lebih sistematis, akurat, dan transparan. Hal ini sangat membantu dalam menyusun laporan hasil belajar yang kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan," lanjut Gogot.
Selain digunakan dalam pelaporan, e-Rapor kini juga menjadi instrumen penting dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk keperluan SNBP.
Sekolah yang telah menggunakan e-Rapor pun diberikan insentif berupa tambahan kuota siswa eligible pada SNBP.
"Kebijakan ini menjadi insentif konkret dalam membangun budaya penilaian yang jujur dan terukur," tambah Gogot.
Sementara itu, Wakil Menteri Dikdasmen, Atip Latipulhayat, menyampaikan bahwa sistem evaluasi yang ada saat ini, seperti ujian sekolah dan Asesmen Nasional (AN), masih memiliki keterbatasan dalam mengukur capaian akademik individu secara menyeluruh.
Sebagai pelengkap dari e-Rapor, pemerintah kini mengembangkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai asesmen nasional yang terstandar.
"TKA dan e-Rapor dirancang untuk membangun sistem evaluasi yang lebih kredibel, adil, dan objektif. Keduanya saling melengkapi demi keadilan akademik di seluruh wilayah Indonesia," tegas Atip.
Denpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, r
PolitikACEH BESAR Pemerintah Gampong Lampanah Dayah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, menggelar kegiatan Penyuluhan Internet Sehat bertempat di r
BeritaMEDAN Rektor Universitas Al Azhar Medan, Dr. Ir. Mawardi, ST., MT, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekeras
NasionalMEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar ibadah oikumene sebagai bentuk doa bersama demi kedamaian dan keamanan bangsa I
AgamaJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subiant
NasionalJAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Uya Kuya, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tengah berada di
NasionalTangerang Selatan Sebuah rumah yang dikabarkan sebagai milik artis Nafa Urbach di kawasan elit Kebayoran Essence, Pondok Aren, Tangerang
BeritaDENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menggelar pertemuan penting bersama para pemuka agama, tokoh adat, serta jajaran Forum Komunikasi
NasionalDepok Universitas Indonesia (UI) menyampaikan pernyataan resmi menyikapi meningkatnya eskalasi unjuk rasa yang terjadi di berbagai wilay
Nasional