Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ke depan, Kemendikti Saintek mendorong pendekatan market driving, yakni pembukaan prodi yang diarahkan berdasarkan kebutuhan industri strategis nasional.
Pemerintah disebut telah mengidentifikasi sedikitnya delapan sektor strategis yang menjadi prioritas pengembangan sumber daya manusia.
"Program studi harus disesuaikan dengan kebutuhan industri strategis agar pertumbuhan ekonomi bisa terdorong," ujarnya.
Selain itu, Kemendikti juga mempertimbangkan kebijakan baru berupa pengembangan program lintas disiplin atau skema major-minor, yang memungkinkan mahasiswa mengambil kombinasi bidang studi berbeda.
"Misalnya major di teknik, minor di manajemen, atau kedokteran dengan manajemen supply chain untuk mendukung sistem kesehatan," kata Badri.
Ia berharap reformasi pendidikan tinggi ini dapat memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi bonus demografi sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.*
(kp/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.