BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Tunggakan SPP Siswa SMP Panca Budi Tuntas, Pemko Medan Pastikan Ijazah Tidak Ditahan

Abyadi Siregar - Rabu, 13 Mei 2026 15:29 WIB
Tunggakan SPP Siswa SMP Panca Budi Tuntas, Pemko Medan Pastikan Ijazah Tidak Ditahan
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi (kanan) dan Koordinator Yayasan Panca Budi, Ronny Irwanto (kiri). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Polemik tunggakan biaya sekolah yang dialami seorang siswa SMP Panca Budi akhirnya diselesaikan.

Pemerintah Kota Medan memastikan persoalan administrasi pendidikan tersebut telah tuntas dan siswa bersangkutan tetap memperoleh hak pendidikannya, termasuk pengambilan ijazah.

Orang tua siswa, Robby Cahyadi, mengatakan persoalan tunggakan biaya pendidikan anaknya kini telah selesai setelah mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Baca Juga:

Menurut dia, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan telah menjembatani komunikasi antara pihak keluarga dan sekolah sehingga persoalan tersebut tidak lagi menjadi beban bagi orang tua siswa.

"Untuk masalah anak saya sudah clear dan tidak ada permasalahan lagi mengenai SPP ataupun bayaran lainnya. Sudah dijamin oleh Pak Wali Kota melalui Dinas Pendidikan," kata Robby di sela acara wisuda dan perpisahan SMP Panca Budi di Hotel Le Polonia Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

Robby juga membantah isu yang sempat ramai di media sosial. Ia menilai polemik tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara dirinya dan pihak yayasan.

"Saya sebagai warga Kota Medan mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali, Dinas Pendidikan, dan terutama pihak yayasan. Masalah ini hanya miskomunikasi saja," ujarnya.

Koordinator Yayasan Panca Budi, Ronny Irwanto, mengatakan persoalan tunggakan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Ia memastikan siswa tersebut telah dinyatakan lulus dan tidak akan mengalami kendala dalam pengambilan ijazah.

Menurut Ronny, sekolah tetap memberikan hak siswa untuk mengikuti proses belajar, kegiatan sekolah, hingga ujian meski keluarga siswa tengah mengalami kesulitan ekonomi dalam enam bulan terakhir.

"Permasalahan ini sudah clear," kata Ronny.

Ia menjelaskan sisa tunggakan kini menjadi urusan administratif antara pihak yayasan dan Dinas Pendidikan Kota Medan, termasuk kemungkinan melalui skema subsidi atau program bantuan lainnya.

"Yang pasti, hubungan administratif dengan orang tua sudah selesai dan ijazah tidak akan ditahan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi, yang mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar, memastikan penyelesaian masalah tersebut dilakukan berdasarkan instruksi langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Menurut Prayogi, tunggakan biaya pendidikan siswa itu akan ditangani melalui program Tebus Ijazah milik Pemerintah Kota Medan.

"Terkait dengan tunggakan, berdasarkan instruksi Pak Wali Kota, akan diselesaikan melalui Dinas Pendidikan dengan yayasan lewat program Tebus Ijazah," kata Prayogi.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Medan juga menyiapkan sejumlah bantuan pendidikan bagi warga kurang mampu, seperti Program Indonesia Pintar serta Bantuan Siswa Miskin dari APBD Kota Medan.

Program tersebut mencakup bantuan tunai hingga perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, dan tas bagi siswa yang membutuhkan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat
Kepala BKKBN Sumut Fatmawati Pamit, Wagub Surya Beri Apresiasi
Rico Waas Tawarkan Peluang Investasi Medan kepada Dubes Australia, Bahas Pendidikan hingga Infrastruktur
Rico Waas Jajaki Kerja Sama dengan UNDP, Medan Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan hingga Digitalisasi Layanan
Penemuan Pria Meninggal di Jembatan Medan Gegerkan Warga, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Pemerintah Siapkan Subsidi Pangan Impor Jika Harga Tembus HET Imbas Rupiah Melemah ke Rp 17.500 per Dolar AS
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru