BREAKING NEWS
Selasa, 02 Juni 2026

PWI dan IPB Matangkan Program Beasiswa S2 Wartawan, Bahas Skema LPDP hingga UKT

gusWedha - Selasa, 02 Juni 2026 20:42 WIB
PWI dan IPB Matangkan Program Beasiswa S2 Wartawan, Bahas Skema LPDP hingga UKT
PWI Pusat dan IPB University mulai membahas rencana kerja sama program beasiswa magister bagi wartawan, dalam pertemuan antara jajaran PWI Pusat dan Sekolah Pascasarjana IPB University di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan IPB University mulai membahas rencana kerja sama program beasiswa magister (S2) bagi wartawan. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) insan pers melalui akses pendidikan pascasarjana.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam pertemuan antara jajaran PWI Pusat dan Sekolah Pascasarjana IPB University di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6/2026).

Delegasi PWI Pusat dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat M. Selamet Susanto, Anggota Dewan Pakar Yulian Warman, Wakil Sekretaris Jenderal Kadirah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Sarwani, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah, Ketua Komisi Pendidikan dan Pelatihan Jufri Al Katiri, Humas PWI Pusat Mercys Charles Loho serta Ketua PWI Kota Bogor Herman Indrabudi.

Baca Juga:

Rombongan diterima Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Yusli Wardiatno, bersama jajaran pimpinan kampus.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di tengah tantangan era digital.

Akhmad Munir menyambut positif inisiatif kerja sama tersebut. Menurutnya, program beasiswa perlu dirancang secara matang melalui pembahasan teknis yang komprehensif agar mampu menjawab kebutuhan wartawan secara efektif.

"Kerja sama ini sangat baik untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun perlu ada rapat teknis lanjutan yang lebih mendalam agar seluruh mekanisme dapat disusun dengan baik dan menghindari berbagai kendala di kemudian hari," ujar Akhmad Munir.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar wartawan untuk melanjutkan pendidikan adalah tingginya aktivitas profesi serta keterbatasan biaya. Karena itu, skema bantuan pendidikan harus disusun secara fleksibel dan realistis.

Menurutnya, berbagai alternatif pembiayaan dapat dibahas, mulai dari sinergi dengan program beasiswa pemerintah, bantuan parsial biaya pendidikan, hingga dukungan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

"Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi wartawan. Bentuk dukungannya bisa beragam, tidak harus menanggung seluruh biaya pendidikan, tetapi dapat berupa bantuan parsial maupun dukungan UKT yang disesuaikan dengan kebutuhan program," katanya.

Sementara itu, Yusli Wardiatno menegaskan IPB memiliki komitmen untuk mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk kalangan wartawan yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

"Rencana kerja sama dengan PWI merupakan langkah positif untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi wartawan sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesionalisme mereka," ujarnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Bisa Setop Ekspor Minyak dalam Kondisi Darurat, Ini Aturan Barunya
Pancasila Jadi Jawaban Hadapi Xenophobia Global, Aktualisasi Nilai Gotong Royong Ditekankan
DPR Ingatkan Tak Semua Sekolah Siap Ajarkan Bahasa Perancis, Guru Jadi Kendala Utama
Lemigas Berpeluang Impor Minyak Rusia, ESDM Siapkan Skema Khusus untuk Ketahanan Energi
Viral Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng', Bahlil Mau Ajak Makan Penciptanya
Bahlil Respons Lagu “My Little Bolu Ketan” yang Viral: Resiko Jadi Pejabat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru