Prabowo: Saya Ingin Hidup 1.000 Tahun Lagi, untuk Melihat Indonesia Jaya
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri sebagai fondasi utama menuju kebang
NASIONAL
NIAS SELATAN -Anjing peliharaan yang dibiarkan liar di kawasan perumahan Baloho, Teluk Dalam, Nias Selatan, Sumatera Utara, menimbulkan kejadian nahas bagi dua bocah berinisial DS (14) dan EL (8) pada tanggal 22 Mei 2024. Keduanya mengalami luka akibat digigit anjing tersebut dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Sebelumnya, warga sering mengeluhkan tentang banyaknya anjing yang terlihat sengaja dibiarkan liar di sekitar kawasan perumahan Baloho. Kejadian ini menjadi puncak dari keluhan tersebut, di mana dua bocah yang masih duduk di bangku SMP dan SD menjadi korban gigitan anjing.
Kasat Samapta AKP Defta menyatakan bahwa sampai saat ini belum ada korban jiwa akibat gigitan anjing tersebut. Namun, pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Defta menjelaskan bahwa kedua bocah korban gigitan anjing tersebut telah mendapatkan perawatan medis, termasuk suntikan vaksin Anti Rabies. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus rabies dari anjing yang menggigit mereka.
Polres Nias Selatan telah mengunjungi pemilik anjing tersebut untuk memberikan himbauan agar anjing tersebut diamankan dan mendapatkan perawatan yang sesuai, termasuk suntikan rabies dan kunjungan rutin oleh dokter hewan. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya korban berikutnya, dengan ancaman konsekuensi hukum jika terjadi kasus serupa.
Sebagai tindak lanjut, Polres Nias Selatan terus melakukan patroli di daerah yang rawan akan keberadaan hewan liar, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan untuk mengatasi masalah anjing liar di wilayah tersebut.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri sebagai fondasi utama menuju kebang
NASIONAL
JAKARTA Fakta baru terungkap dalam persidangan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi kasus penyiraman air keras yang diduga melibatkan empat prajurit BAIS TNI terhadap ak
HUKUM DAN KRIMINAL
CILACAP Presiden Prabowo Subianto melontarkan ultimatum keras kepada para pejabat maupun kalangan intelektual yang dinilai tidak memilik
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menetapkan eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, bersama empat orang lainnya sebagai tersangka dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan Pemerintah Kota Medan dalam peringatan Hari Buruh Internasion
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah turun langsung memimpin pemusnahan ladang ganja hasil temuan Direktorat Reserse Na
HUKUM DAN KRIMINAL
PANGKALPINANG Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan keterbukaan informasi publik di d
PEMERINTAHAN
MEDAN Warga Kelurahan Titi Kuning, khususnya yang kerap melintas di Jalan Speksi Kanal, Kecamatan Medan Johor, kini dapat bernapas lega.
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah proyek strategis nasional yang tengah dan akan dibangun di Kota Medan
PEMERINTAHAN