BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Tragedi Ledakan Mercon di Desa Sembilangan, 1 Warga Tewas dan 2 Kritis

BITVonline.com - Sabtu, 20 April 2024 03:53 WIB
Tragedi Ledakan Mercon di Desa Sembilangan, 1 Warga Tewas dan 2 Kritis
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANGKALAN -Desa Sembilangan, yang sebelumnya tenang, kini diguncang oleh tragedi yang mendalam akibat ledakan mercon yang menggegerkan warga setempat. Ledakan petasan itu tidak hanya menghebohkan, tetapi juga merenggut nyawa seorang warga serta meninggalkan dua orang lainnya dalam kondisi kritis.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, mengonfirmasi bahwa ledakan tragis itu mengakibatkan SA (21) meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya, MT (26) dan RS (31), mengalami luka bakar serius yang mengancam nyawa. Mereka adalah kakak beradik yang tinggal di rumah yang menjadi saksi bisu tragedi ini.

“Satu orang meninggal dan dua kritis. Semuanya sudah dievakuasi ke rumah sakit, untuk korban meninggal sudah dimakamkan tadi malam,” ujar Febri dengan nada sedih, Sabtu (20/4/2024).

Peristiwa tragis ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, membuat rumah korban hancur rata dengan tanah akibat ledakan yang dahsyat. Febri juga menambahkan bahwa jumlah petasan yang disimpan di rumah korban cukup banyak, diduga untuk digunakan dalam perayaan hajatan pernikahan salah satu korban.

“Informasi sementara yang kami peroleh seperti itu, namun kami masih mendalami dan selidiki. Kami sudah pasang garis polisi dan olah TKP akan dilanjutkan hari ini,” jelasnya.

Tragedi ini menjadi pelajaran yang memilukan bagi kita semua akan bahaya petasan dan bahan peledak serupa. Selain menjadi pemicu kecelakaan dan kerusakan, penggunaan petasan yang tidak bijaksana juga dapat berujung pada kehilangan nyawa dan luka serius bagi manusia.

Kita semua, sebagai masyarakat, diingatkan untuk selalu berhati-hati dan menghindari penggunaan bahan peledak yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Semoga tragedi ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keamanan dalam menghadapi bahan-bahan yang berpotensi merugikan ini.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru