Korban Gempa M7 NTT Bertambah, 68 Meninggal dan 213 Luka-luka
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Ti
PERISTIWA
JAKARTA -Indonesia kini tengah menghadapi potensi cuaca ekstrem setelah ditemukan tiga badai multisel yang dapat mempengaruhi sejumlah wilayah hingga akhir pekan ini.
Berdasarkan penjelasan dari Pakar Klimatologi BRIN, Erma Yulihastin, badai multisel ini terdiri dari awan-awan Cumulonimbus (Cb) atau yang dikenal dengan badai guruh.
Badai multisel masuk dalam kategori badai dahsyat, setara dengan tornado dan puting beliung.
Ketiga badai tersebut terdeteksi di beberapa wilayah, yaitu Sumatera Selatan, Jawa Barat-Banten, serta Jawa Tengah-Timur.
Melalui pengamatan radar, diketahui bahwa badai multisel di Jawa Barat-Banten dan Jawa Tengah-Jawa Timur merupakan gabungan antara klaster dan garis, sedangkan di Sumatera Selatan, badai multisel ini terbentuk dalam bentuk klaster.
Erma Yulihastin menjelaskan, badai multisel ini dipicu oleh pergerakan dan pertumbuhan vortex yang berpotensi menjadi bibit siklon di Samudra Hindia.
"Badai ini dapat mengakumulasi awan dan hujan yang kemudian dipindahkan dari Samudra Hindia ke wilayah Sumatera, yang kemudian menjalar ke Jawa, termasuk Jabodetabek," katanya, Sabtu (8/3/2025).
Awan yang terbentuk ini bukanlah awan tunggal, melainkan berklaster atau multisel, dan dampaknya berpotensi meluas ke perairan selatan Jawa.
Keberadaan vortex atau Bibit Siklon Tropis 98S di wilayah tersebut dengan kecepatan 35 km/jam juga turut memperparah potensi cuaca ekstrem.
Menurut Erma, meskipun potensi siklon tropis rendah, bibit siklon ini dapat mempengaruhi daratan dengan mentransportasi kelembaban dari Samudra Hindia menuju wilayah Sumatera dan Jawa.
Gelombang Kelvin dan Roseby yang bertemu di Selat Sunda, tepatnya di Sumatera Selatan dan Jawa Barat, juga berperan dalam memperburuk cuaca ekstrem ini.
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Ti
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke81
NASIONAL
MEDAN Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Medan berlangsung meriah. Wali Kota Medan Rico Tri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah baru untuk membuat proses rekrutmen kerja di Indonesia lebih inklusif. Menteri Ketenagakerjaan Yas
EKONOMI
MEDAN Polrestabes Medan menggagalkan dugaan peredaran 622 rokok elektrik atau pod yang diduga mengandung narkotika dan dikenal dengan is
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menyelidiki kerusuhan yang terjadi saat kegiatan zikir akbar dan doa tolak bala di kawasan Masjid Raya
PERISTIWA
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tidak mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia di
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Subra
PEMERINTAHAN
BUTON Himpunan Pedagang Pasar Kaloko (HIPPKAL) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik I
NASIONAL
BINJAI Alumni SMANSA 1990 melalui Gerakan Satu Hati (GSH) menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Timbang Lang
NASIONAL