Warga Komplek Al Falah Pematangsiantar Sembelih 5 Ekor Sapi Kurban, Pererat Ukhuwah di Hari Iduladha
PEMATANGSIANTAR Semangat berbagi dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Komplek Al Falah, Tambun Timur, Ko
NASIONAL
MEDAN— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, terhitung mulai 22 hingga 28 Agustus 2025.
Meskipun saat ini Indonesia tengah memasuki musim kemarau, BMKG menegaskan bahwa bukan berarti cuaca akan sepenuhnya kering.
Sebaliknya, peluang terjadinya hujan, bahkan dengan intensitas tinggi, masih cukup besar akibat dinamika atmosfer yang kompleks dan aktif.
Dalam laporan Prospek Cuaca Mingguan yang dirilis Jumat (22/8), BMKG mengungkap sejumlah faktor atmosfer signifikan yang tengah memengaruhi kondisi cuaca nasional.
Faktor Dinamika Atmosfer Picu Potensi Hujan Lebat
Salah satu faktor utama adalah kondisi Dipole Mode yang berada pada nilai negatif (-0,9), mengindikasikan aliran massa udara basah dari Samudra Hindia bagian timur Afrika menuju wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan memasuki fase 4, yang turut mendukung pembentukan awan hujan.
Kondisi ini diperkuat oleh kombinasi aktivitas gelombang tropis seperti Kelvin, Mixed Rossby-Gravity, Ekuatorial Rossby, serta Low Frequency yang terpantau aktif.
Tak hanya itu, sirkulasi siklonik yang terdeteksi di Samudra Pasifik utara Papua Barat juga menyebabkan terbentuknya belokan angin dan zona konvergensi, yaitu wilayah perlambatan angin yang sering menjadi tempat terbentuknya awan hujan.
"Dengan atmosfer yang cukup aktif, potensi cuaca ekstrem seperti hujan sedang hingga lebat, disertai petir, angin kencang, serta gelombang laut tinggi bisa terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan," tulis BMKG dalam pernyataan resminya.
Peringatan DiniBMKG: Dua Periode Penting
Periode 22–24 Agustus 2025
PEMATANGSIANTAR Semangat berbagi dan kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Komplek Al Falah, Tambun Timur, Ko
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan Antam kembali mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Raya Iduladha 1
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional kompak mengalami kenaikan pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/20
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan mengalokasikan anggaran sebesar Rp17,6 miliar untuk renovasi dua rumah susun sederhana sewa (Rusuna
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sekaligus pakar hukum pidana, Assoc Prof Dr H Adi Mansa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Perubahan identitas etnis di tengah dinamika sosial menjadi salah satu fenomena yang terjadi dalam masyarakat Simalungun. Per
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) resmi melaporkan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda ke Baresk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara membantah kabar yang beredar di media sosial dan sejumlah platform digital terkait dugaan dilepaskannya tersa
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Ac
PENDIDIKAN
MEDAN Seorang mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (Unimed), Sartika, melaporkan dugaan penghinaan, pencemaran nama baik,
HUKUM DAN KRIMINAL