Ia menyebut tim awal yang berangkat terdiri dari dirinya, Kepala BPBD, dan seorang Bhabinkamtibmas.
Mereka akan menyisir jalur menuju Tarutung sebelum melakukan koordinasi dengan otoritas Taput.
Tebing Runtuh Tanpa Peringatan
Informasi keluarga korban menyebutkan, rombongan berangkat dari Rantauprapat pada Senin malam, 24 November 2025, menuju Medan untuk keperluan medis Sumiati.
Usai berobat, mereka menempuh jalur Lintas Barat Sumut dan beristirahat sejenak di Desa Sibalanga. Tidak ada tanda bahaya saat itu.
Namun beberapa menit setelah mereka masuk ke rumah, tebing di belakang bangunan tiba-tiba longsor. Material tanah dan batu menimbun seluruh ruangan hingga menewaskan keenam penghuni di dalamnya.
Hingga kini, akses menuju lokasi dilaporkan masih sulit dijangkau, sementara tim penolong dari berbagai daerah mulai melakukan mobilisasi menanti instruksi dari posko utama.*