BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

90% Aceh Tamiang Tenggelam! Kapolda Aceh Nekat Tembus Wilayah Banjir Demi Warga

T.Jamaluddin - Kamis, 04 Desember 2025 07:54 WIB
90% Aceh Tamiang Tenggelam! Kapolda Aceh Nekat Tembus Wilayah Banjir Demi Warga
Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah saat meninjau langsung penanganan banjir di wilayah terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Senin, 1 Desember 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUALA SIMPANG — Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menempuh perjalanan darat menuju Aceh Tamiang pada Senin, 1 Desember 2025, untuk memastikan penanganan banjir berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Perjalanan itu dilakukan di tengah kondisi akses yang terputus dan cuaca ekstrem yang menyulitkan proses evakuasi di sejumlah titik.

"Saya harus tiba di Tamiang dan melihat langsung kondisi saudara-saudara saya yang terkena musibah, serta memastikan setiap langkah penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi," kata Marzuki setelah tiba di Kuala Simpang.

Baca Juga:


Setibanya di lokasi, Marzuki memerintahkan seluruh jajarannya memprioritaskan keselamatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Ia juga meminta proses pendataan korban, kerusakan infrastruktur, serta kebutuhan mendesak dilakukan seakurat mungkin agar bantuan dapat segera disalurkan.

"Banjir ini bukan hanya menguji infrastruktur kita, tetapi juga solidaritas kita. Saya ingin memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan dan bantuan secepatnya," ujarnya.

Marzuki turun langsung melihat kondisi permukiman dan fasilitas publik yang lumpuh akibat banjir besar.

Hampir seluruh aktivitas masyarakat berhenti total, termasuk layanan pemerintahan, Polres, dan Kodim setempat.


Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi turut mendampingi Kapolda selama peninjauan.

Dari hasil pemantauan, sekitar 90 persen wilayah Aceh Tamiang terdampak banjir dengan tingkat kerusakan yang dinilai "sangat parah".

Seluruh kegiatan ekonomi terhenti. Tak ada pedagang maupun akses kebutuhan dasar yang dapat beroperasi.

Kondisi ini memaksa aparat bekerja ekstra dalam memastikan ketersediaan makanan, air bersih, dan obat-obatan bagi pengungsi.

Marzuki mengungkapkan pihaknya sudah meminta bantuan Mabes Polri untuk mengirimkan tambahan pasukan recovery serta helikopter angkut guna mempercepat distribusi logistik dan proses evakuasi di wilayah yang tak bisa dijangkau lewat jalur darat.

"Kita akan minta bantuan ke pusat untuk penanganan bencana ini secepat mungkin demi masyarakat," katanya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Antisipasi Kepanikan dan Penimbunan, Polda Aceh Perketat Pengawasan 20 SPBU di Banda Aceh
Sumatera Dilanda Bencana, Pemerintah Klaim Masih Mampu Atasi Tanpa Bantuan Luar Negeri
Tobat Nasuha Usai Bencana Sumatera: Cak Imin Menuai Pujian dan Kritik
Kejati Sumut Turun ke Lapangan: Ribuan Paket Bantuan Disalurkan ke Korban Banjir
Respons Cepat Bencana Sumut, Stok Beras Digenjot Tiga Kali Lebih Besar
Banjir Medan, LAPK Minta Pertamina Pastikan BBM Tersedia Tanpa Antrean Panjang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru