Tim Psikologi SSDM Polri dan Ketua LPAI, Seto Mulyadi atau Kak Seto, menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat dan anak-anak korban bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (27/12/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu pemulihan psikologis warga pascabencana.
Trauma healing digelar di dua lokasi pengungsian, yakni Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, serta Meunasah Krueng Baro, Gampong Manyak Cut, Kecamatan Meureudu.
Fokus utama kegiatan ini adalah memulihkan kondisi mental dan emosional para pengungsi, khususnya anak-anak yang rentan mengalami dampak psikologis akibat bencana.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian institusi terhadap masyarakat terdampak.
Menurutnya, peran Polri tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup perhatian terhadap pemulihan mental dan emosional warga.
"Polri hadir untuk memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, merasa aman, terlindungi, dan tetap memiliki semangat untuk bangkit. Melalui traumahealing ini, kami berupaya mengembalikan keceriaan serta rasa percaya diri anak-anak pascabencana," ujar Joko.
Kegiatan ini dikemas secara humanis melalui berbagai permainan edukatif, interaksi positif, serta pendampingan langsung oleh tim psikolog dan personel Polri.
Suasana hangat tercipta, sehingga anak-anak terlihat antusias, ceria, dan berani berinteraksi.
Acara ini juga dihadiri psikolog anak sekaligus Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto, yang memberikan motivasi dan penguatan psikologis kepada anak-anak melalui pendekatan komunikatif dan penuh empati.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, turut memberikan pesan motivasi kepada anak-anak korban bencana:
"Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Tetaplah kuat, terus belajar, dan jangan pernah menyerah. Polri bersama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat akan selalu hadir mendampingi."
Kegiatan traumahealing ini diharapkan dapat membantu anak-anak korban bencana di Pidie Jaya bangkit dari trauma, kembali tersenyum, dan memiliki motivasi untuk meraih cita-cita.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan pascabencana.
Selain Kapolres, kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Psikologi Biro Psi SSDMPolri AKBP Agung Aditama, Kabag SDM Polres Pidie Jaya AKP Mahyuddin, anggota Tim Mabes Polri, Tim PsikologiPolda Aceh, personel Bag SDM Polres Pidie Jaya, serta masyarakat dan anak-anak dari kedua lokasi pengungsian.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Polri dan Kak Seto Bantu Pulihkan Mental Anak Korban Banjir Pidie Jaya Lewat Trauma Healing