Peran Dadan Hindayana Terkuak di Skema Jual Titik SPPG MBG, Uang Mengalir ke Atas
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH — Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banjir yang merendam pemukiman warga.
Dampak bencana ini menggenangi rumah-rumah warga di Kelurahan Bonalumban dan Kelurahan Hutanabolon.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah, Erianto Tambunan, menyebutkan bahwa sedikitnya 11 kepala keluarga sempat terjebak banjir yang mencapai ketinggian satu meter.Baca Juga:
Tim penyelamat dari BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan TNI bergerak cepat melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu karet.
"Banjir datang setelah hujan deras sekitar dua jam. Air meluap dengan cepat dan merendam rumah-rumah warga," kata Erianto dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (15/3).
Banjir yang terjadi tidak hanya menggenangi rumah, namun juga membawa lumpur serta potongan kayu dari hulu sungai.
Keadaan ini semakin memperburuk proses pemulihan, sebab selain menggenangi rumah-rumah, material lumpur dan kayu tersebut menyulitkan warga dalam membersihkan lingkungan mereka.
Sementara itu, Hasdi Hutabarat, salah seorang warga setempat, mengungkapkan kekecewaannya karena banjir yang terjadi bukanlah yang pertama kali.
"Setiap musim hujan, banjir datang kembali. Ketinggiannya bisa mencapai satu meter di samping rumah kami," ujarnya. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengatasi persoalan banjir yang terus berulang di daerah tersebut.
Pemerintah Berharap Solusi Jangka Panjang
Banjir yang menerjang kawasan ini menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak bencana.
Sebelumnya, warga juga sudah mengingatkan pemerintah mengenai pentingnya pengelolaan drainase dan pemeliharaan sungai yang lebih baik untuk mencegah banjir serupa.
BPBD Tapanuli Tengah bersama pihak keamanan setempat kini tengah fokus pada penanganan darurat, termasuk mengevakuasi warga dan memastikan kebutuhan logistik tercukupi.
Meski begitu, masyarakat menuntut perhatian lebih dalam jangka panjang agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama dengan adanya perubahan iklim yang semakin tidak menentu.*
(tm/dh)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap peran pihak swasta, Glory Harimas Sihombing (GHS), dalam kasus dugaan korupsi tata kelola
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi G
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan jajaran direksi dan komisaris lima bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara
EKONOMI
SINGKIL Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Aceh Singkil melaksanakan kegiatan anjangsana kepada para pu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyiapkan sejumlah kantong parkir atau parkir satelit di sekitar Stadion Teladan guna mengantisipasi lonjak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih diwajibkan mengikuti pelatihan dasar militer s
PEMERINTAHAN
JAKARTA Relawan Garda Prabowo melaporkan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, ke B
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti
EKONOMI
JAKARTA Pemeriksaan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya oleh penyidik Kejaksaan Agung mengungkap perkembangan bar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kabupaten Karo berencana menghapus retribusi masuk ke kawasan pemandian air panas Sidebukdebuk setelah mendapat masuka
PEMERINTAHAN