Dirpolairud Polda Aceh Brigjen Wahyu Prihatmaka Pensiun, Jabatan Diserahkan ke Kapolda
BANDA ACEH Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah memasu
NASIONAL
MEDAN — Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Berjuang mendesak Presiden Prabowo Subianto segera membuka kembali operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Mereka menilai penghentian aktivitas perusahaan tersebut telah memicu penurunan signifikan kondisi ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba dan sekitarnya.
Aksi tersebut digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis, 16 April 2026.Baca Juga:
Massa berasal dari sejumlah daerah, antara lain Toba, Tapanuli Utara, Samosir, Simalungun, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Selatan.
Koordinator aksi, Maju Butarbutar, menyebut penghentian operasional TPL berdampak luas terhadap mata pencaharian masyarakat.
"Banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan penghasilan menurun drastis. Dampaknya sudah meluas," ujarnya.
Ia menjelaskan, sedikitnya 13 ribu orang terdampak langsung, mulai dari petani hutan, sopir angkutan, petani tumpang sari, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dampak tersebut, kata dia, juga merembet ke sektor pendidikan.
Ketua Forum Masyarakat Berjuang, Erwin Sitorus, menuturkan banyak anak terancam putus sekolah akibat kondisi ekonomi keluarga yang memburuk.
"Bahkan mahasiswa terpaksa berhenti kuliah karena keterbatasan biaya," katanya.
Selain mendesak pembukaan kembali operasional perusahaan, massa juga meminta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengambil langkah konkret dalam merespons situasi tersebut.
Mereka menilai diperlukan kebijakan strategis untuk mencegah memburuknya kondisi sosial-ekonomi masyarakat.
Forum tersebut juga meminta keterlibatan aktif Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk aparat penegak hukum dan DPRD, guna menyelesaikan persoalan secara transparan dan akuntabel.
Dalam tuntutan lainnya, massa mendesak pemerintah melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan pembakaran lahan dan aktivitas ilegal di sejumlah wilayah.
Penegakan hukum dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik.
Menurut massa, tanpa langkah konkret dari pemerintah, potensi konflik sosial dapat meningkat seiring bertambahnya angka pengangguran di kawasan tersebut.
Sebagai solusi jangka pendek, mereka meminta pemerintah menghadirkan program pemulihan ekonomi, termasuk penyediaan lapangan kerja alternatif dan jaminan keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.
Forum Masyarakat Berjuang berharap pemerintah pusat segera merespons kondisi ini dan mempertimbangkan situasi riil masyarakat daerah dalam setiap kebijakan yang diambil.*
(vv/ad)
BANDA ACEH Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah memasu
NASIONAL
BANDUNG Lion Group menyatakan kesiapannya mendukung rencana pemerintah untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara, Bandung,
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membantah anggapan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto selama 1
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Aparat gabungan menemukan sebanyak 6,8 kilogram narkotika jenis ganja saat menggelar razia di Lapas Kelas IIB Salambue,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan di balik intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sela
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menanggung secara pribadi seluruh kelebihan
POLITIK
MEDAN Indonesia untuk sementara di babak pertama menang 10 atas Myanmar dalam laga Piala AFF U19 tahun 2026 di Stadion Utama Sumatera Uta
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf setelah unggahan gambar Garuda Pancasila dalam peringatan H
NASIONAL
LABUHANBATU Polisi berhasil mengamankan satu pelaku pembacokan terhadap seorang guru yang terjadi di Dusun Tanjung Makmur, Desa Tanjung
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat pada perdagangan Senin (1/6/2026) di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih
EKONOMI