BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Ekonomi Kawasan Danau Toba Terpukul, Ribuan Warga Sumut Desak Presiden Prabowo Buka Kembali TPL

Adelia Syafitri - Kamis, 16 April 2026 19:56 WIB
Ekonomi Kawasan Danau Toba Terpukul, Ribuan Warga Sumut Desak Presiden Prabowo Buka Kembali TPL
Ribuan massa Forum Masyarakat Berjuang mendesak Presiden Prabowo Subianto segera membuka kembali operasional PT TPL di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis, 16 April 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Berjuang mendesak Presiden Prabowo Subianto segera membuka kembali operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Mereka menilai penghentian aktivitas perusahaan tersebut telah memicu penurunan signifikan kondisi ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba dan sekitarnya.

Aksi tersebut digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis, 16 April 2026.

Baca Juga:

Massa berasal dari sejumlah daerah, antara lain Toba, Tapanuli Utara, Samosir, Simalungun, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Selatan.

Koordinator aksi, Maju Butarbutar, menyebut penghentian operasional TPL berdampak luas terhadap mata pencaharian masyarakat.

"Banyak masyarakat kehilangan pekerjaan dan penghasilan menurun drastis. Dampaknya sudah meluas," ujarnya.

Ia menjelaskan, sedikitnya 13 ribu orang terdampak langsung, mulai dari petani hutan, sopir angkutan, petani tumpang sari, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dampak tersebut, kata dia, juga merembet ke sektor pendidikan.

Ketua Forum Masyarakat Berjuang, Erwin Sitorus, menuturkan banyak anak terancam putus sekolah akibat kondisi ekonomi keluarga yang memburuk.

"Bahkan mahasiswa terpaksa berhenti kuliah karena keterbatasan biaya," katanya.

Selain mendesak pembukaan kembali operasional perusahaan, massa juga meminta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengambil langkah konkret dalam merespons situasi tersebut.

Mereka menilai diperlukan kebijakan strategis untuk mencegah memburuknya kondisi sosial-ekonomi masyarakat.

Forum tersebut juga meminta keterlibatan aktif Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk aparat penegak hukum dan DPRD, guna menyelesaikan persoalan secara transparan dan akuntabel.

Dalam tuntutan lainnya, massa mendesak pemerintah melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan pembakaran lahan dan aktivitas ilegal di sejumlah wilayah.

Penegakan hukum dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik.

Menurut massa, tanpa langkah konkret dari pemerintah, potensi konflik sosial dapat meningkat seiring bertambahnya angka pengangguran di kawasan tersebut.

Sebagai solusi jangka pendek, mereka meminta pemerintah menghadirkan program pemulihan ekonomi, termasuk penyediaan lapangan kerja alternatif dan jaminan keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.

Forum Masyarakat Berjuang berharap pemerintah pusat segera merespons kondisi ini dan mempertimbangkan situasi riil masyarakat daerah dalam setiap kebijakan yang diambil.*


(vv/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bahlil Lapor ke Prabowo: RI Akan Dapat Pasokan Minyak Mentah dari Rusia
Yusril: Polri Garda Terdepan Penegakan Hukum dalam Asta Cita Prabowo
Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Tak Ada Kenaikan Harga: Sampai Selamanya
Telkomsel Tawarkan Platform School ID, Pemko Tanjungbalai Siap Percepat Digitalisasi Pendidikan
Airin Rico Waas Tinjau Progres Dekranas Mall, Siap Jadi Etalase UMKM Medan
Pengendalian Inflasi Jadi Fokus, Pemprov Sumut Siapkan Terobosan Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru